BERAU TERKINI – Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit tegaskan sinergi antara Kejagung RI dan Polri.

Hubungan antar dua institusi penegak hukum yakni Polri dan Kejagung sedang dalam sorotan.

Pasalnya, Polri melalui Kortastipidkor Polri menetapkan eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai tersangka kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

Kini kasus yang semula diusut oleh Kortastipidkor Polri dilimpahkan ke Kejagung RI.

Hubungan antar kedua institusi itu dipastikan tetap harmonis dan berjalan baik.

Hal itu yang diungkapkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat mendatangi Kantor Kejagung RI, Jakarta pada Senin (13/7/2026).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (YouTube/BPMI Setpres)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (YouTube/BPMI Setpres)

Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit kedatangannya ke Kejagung RI untuk meningkatkan sinergi antar dua instansi.

“Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan kehormatan diterima untuk bersilaturahmi dan beraudiensi terkait dengan beberapa hal yang tadi kita bicarakan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit dikutip dari siaran YouTube Divisi Humas Polri.

“Untuk bagaimana ke depan antara kejaksaan dan kepolisian sebagai satu ikatan aparat penegak hukum di dalam sistem criminal justice system,” jelasnya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan, Kejagung RI dan Polri bukanlah rival.

Dia menyebut hubungannya dengan Kapolri sebagai sahabat. Menurutnya, hubungan antara Polri dan Kejagung RI tetap terjaga baik.

“Ini adalah bukan program baru, ini program lama. Kemudian, kami juga, saya dengan Kapolri, teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus. Tidak,” ujar ST Burhanuddin.

“Sejak dulu sudah mengenal secara pribadi beliau. Kami sama-sama, saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri, jelasnya.

Jaksa Agung meminta publik untuk tidak menilai relasi antara Polri dan Kejagung RI sempat memburuk karena kasus yang sempat ramai diperbincangkan.

“Jangan juga berpikir karena ada hal-hal sesuatu kemarin. Ini adalah silaturahmi yang biasa kami lakukan. Kami selalu berpikir bagaimana perbaikan ke depan,” ujarnya.