BERAU TERKINI – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Berau dihentikan sementara seiring diterapkannya kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi para siswa.

Sesuai Surat Edaran Bupati Berau, skema penyaluran selama masa BDR ini dikoordinasikan bersama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama setempat.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berau, Rani Oktaviana, menegaskan, penyesuaian distribusi MBG sepenuhnya mengikuti kebijakan operasional masing-masing sekolah.

“Maka dengan itu, kami juga mengikuti sekolah, apabila sekolah masih ada yang tetap turun, maka kami distribusikan,” ujar Rani saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026).

Siswa dan guru SDN 11 Tanjung Redeb mengenakan masker saat berada di sekolah dampak kabut asap karhutla yang terjadi di Berau. (AIDIL/BT)
Siswa dan guru SDN 11 Tanjung Redeb mengenakan masker saat berada di sekolah dampak kabut asap karhutla yang terjadi di Berau. (AIDIL/BT)

Rani menambahkan, bagi sekolah atau kelompok sasaran yang tetap menjalankan aktivitas tatap muka, seperti peringatan Maulid Nabi dan kegiatan PAUD tertentu, layanan MBG dipastikan tetap berjalan.

“Begitu juga dengan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap kami distribusikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Berau, Candra Wiwarni, menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan SPPG Berau 3 untuk menghentikan sementara pengiriman MBG selama siswa belajar di rumah. 

Penyesuaian juga dilakukan menyusul terbitnya edaran perpanjangan masa BDR hingga Sabtu (29/8/2026).

“Karena tadi malam sudah agak malam informasinya dan bahan MBG sepertinya sudah disediakan, maka pihak dapur izin untuk pendistribusiannya dialihkan ke yayasan dan pesantren,” terang Candra.

Kondisi serupa berlaku di lingkungan madrasah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTsN Berau, Adil, mengonfirmasi, pasokan makanan untuk siswanya turut diliburkan.

“Selama BDR, MBG tidak didistribusikan,” singkat Adil. (*)