BERAU TERKINI – Simak kemeriahan HUT ke-81 RI di Berau Kaltim.
HUT Kemerdekaan Indonesia dirayakan dengan semarak di Berau, Kaltim.
Upacara HUT RI digelar dengan khidmat di GOR Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, Berau pada Senin (17/8/2026) pagi.
Sebelumnya, sejumlah pemuda melakukan aksi pengibaran bendera merah putih di bawah laut di perairan Pulau Maratua Berau.
Dihimpun Berauterkini.co.id, berikut ini sejumlah kegiatan yang dilakukan dalam merayakan HUT RI.
Khidmatnya Upacara
Sebanyak 35 anggota Pasukan Paskibraka Berau sukses menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan GOR Pemuda, Senin (17/8/2026).
Dengan langkah tegap dan penuh disiplin, para anggota Paskibraka memasuki lapangan untuk menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih.
Prosesi berlangsung khidmat dan mendapat perhatian dari peserta upacara maupun masyarakat yang hadir di sekitar lokasi.
Barisan Paskibraka tampak tampil rapi dengan seragam putih lengkap, sementara pasukan pengawal mengenakan seragam merah putih.

Pelaksanaan tugas tersebut menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian upacara Kemerdekaan Republik Indonesia.
Seluruh anggota Paskibraka berhasil menjalankan setiap tahapan dengan tertib hingga Bendera Merah Putih berkibar di Lapangan GOR Pemuda.
Keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses latihan dan persiapan yang telah dilakukan para anggota Paskibraka sebelum pelaksanaan upacara.
Pengibaran bendera berlangsung dalam suasana penuh khidmat.
Para peserta upacara berdiri tegak dan memberikan penghormatan ketika Sang Merah Putih dikibarkan, sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dan semangat kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengibaran Bendera di Bawah Laut
Semangat kemerdekaan hadir dari bawah laut Pulau Maratua, Berau, Kalimantan Timur.
Menyambut HUT ke-81 RI, komunitas Berau Divers menggelar pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut yang dirangkai dengan aksi transplantasi terumbu karang.
Mengusung semangat “Cinta Maratua untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi cara komunitas penyelam di Berau memaknai kemerdekaan melalui dua pesan utama, yakni menumbuhkan nasionalisme sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.
Lebih dari 30 peserta terlibat dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Pulau Maratua pada 7–9 Agustus 2026.
Para peserta terdiri dari scuba diver dan freediver yang bersama-sama terlibat dalam rangkaian kegiatan bawah laut di Maratua.
Rangkaian kegiatan diawali dengan transplantasi terumbu karang sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga dan memulihkan ekosistem bawah laut Maratua.

Media transplantasi ditempatkan di bawah laut sebagai tempat bagi fragmen karang untuk tumbuh dan berkembang.
Selain transplantasi terumbu karang, para penyelam Berau Divers juga membawa Sang Merah Putih ke bawah laut Maratua.
Prosesi dilakukan dengan membawa bendera menuju titik pelaksanaan oleh tim freediver.
Di bawah laut, bendera kemudian diserahkan kepada inspektur upacara dan tim pengibar sebelum seluruh peserta memberikan penghormatan kepada Merah Putih.
Ketua Berau Divers, Fitriani, mengatakan, Maratua dipilih karena memiliki posisi penting sebagai salah satu ikon wisata bahari yang dikenal tidak hanya di Berau, tetapi juga secara nasional dan internasional.
“Transplantasi terumbu karang merupakan salah satu program Berau Divers sebagai upaya memberikan sumbangsih dalam melestarikan karang-karang yang ada di Pulau Maratua. Sedangkan pengibaran bendera di bawah laut merupakan bentuk rasa nasionalisme kami sebagai para penyelam,” kata Fitriani.
Ia menambahkan, Berau Divers banyak diisi pemuda-pemudi Berau dari berbagai profesi. Melalui komunitas tersebut, kecintaan terhadap aktivitas penyelaman diharapkan dapat tumbuh beriringan dengan kesadaran untuk menjaga lingkungan.
Remisi Warga Binaan
Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia membawa berkah tersendiri bagi ratusan narapidana di Rumah Tahanan Kelas I Tanjung Redeb, Berau.
Sebanyak 520 narapidana menerima Remisi Umum I (pengurangan masa tahanan sebagian), sementara 3 narapidana lainnya mendapatkan Remisi Umum II dan langsung bebas.
Tiga narapidana yang resmi menghirup udara bebas tersebut adalah Yusuf Nathan Bin Tandip, Supriyansyah Bin Ahmad Nasir, dan Sulaiman Bin Patan, yang masing-masing memperoleh pengurangan masa hukuman selama 1 bulan.
Pemberian remisi dilakukan usai Upacara HUT RI di Lapangan GOR Pemuda dan turut dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih dan Wabup Berau Gamalis.
Apresiasi Pelajar Berprestasi
Tak hanya penyerahan remisi, momentum kemerdekaan ini juga diwarnai dengan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya oleh Pemerintah Kabupaten Berau.
Untuk pengabdian 20 tahun periode November 2025, penghargaan diberikan kepada Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, serta Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Dinas Pangan Berau, Suryanto.
Sementara itu, penghargaan 10 tahun dianugerahkan kepada Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Tanjung Redeb, Herlina, dan Guru Ahli Pertama SD Negeri 3 Gunung Tabur, Herli Susiani.
Prestasi membanggakan turut diukir oleh sektor pendidikan dan perhubungan.
Deborah Irene Silitonga dari SMA Negeri Berau berhasil menyabet juara pertama Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Lewat karya tulis ilmiahnya yang berjudul Mewujudkan Pelajar Sadar dan Taat Keselamatan Lalu Lintas melalui media Skena Innovation dalam kampanye interaksi berbasis gamifikasi digital pada pelajar di Kabupaten Berau, Deborah dipastikan melangkah ke tingkat nasional membawa nama Provinsi Kalimantan Timur.
Keberhasilan ini semakin lengkap setelah Dinas Perhubungan Berau dinobatkan sebagai pembina terbaik satu dalam kompetisi tersebut.
