BERAU TEKRINI – Daratan di Kabupaten Berau dalam kondisi kering tanpa hujan dalam satu pekan belakangan ini.
Dalam catatan BMKG Stasiun Metereologi (Stamet) Kelas II Kalimarau Berau, hanya terjadi satu kali hujan mulai 1 sampai 6 Agustus 2026 kemarin.
Hujan mengguyur daratan Berau hanya pada 2 Agustus lalu dengan intensitas yang rendah.
Minimnya curah hujan dan langit menyala terik, membuat suhu panas bumi di Berau meningkat tajam.

Masih dalam catatan yang sama, suhu udara di Berau mencapai 35,3 sampai 36,2 derajat celcius.
Kondisi cuaca yang membuat titik panas di Berau ikut meningkat.
Dalam catatan selama sepekan, terdapat 464 titik panas yang tersebar di seluruh kecamatan.
Lonjakan drastis terjadi pada 2, 5 dan 6 Agustus lalu.
Kecamatan Pulau Derawan tercatat sebagai daerah terpanas dengan sebaran 35 titik pada 2 Agustus lalu.

Dari situasi itu, BMKG Stamet Kelas II Kalimarau merekomendasikan kepada semua warga untuk meningkatkan kewaspadaan atas potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Lalu tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Kemudian, pemerintah dan warga harus saling bekerjasama untuk meningkatkan pemantauan di semua titik panas di Berau.
Bila menemukan kebakaran lahan, segera menghubungi Disdamkarmat Berau melalui Call Center 0554-21113 dan WhatsApp 085177001113.
Lalu dapat menghubungi kontak darurat BPBD Berau pada kontak call center 0811-5919-66 atau layanan darurat 112.
