BERAU TERKINI – Pulau Maratua kembali menegaskan pesonanya sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di kancah internasional.

Melalui kawasan populer bernama Spot Barracuda, pulau terluar di Kabupaten Berau ini menyajikan keajaiban alam bawah laut yang tiada duanya.

Lokasi penyelaman yang telah dikenal luas oleh para penyelam mancanegara ini menjadi ikon utama wisata bahari karena menghadirkan fenomena alam yang tergolong langka di dunia, yakni fenomena barracuda tornado—atraksi ribuan ekor ikan barakuda yang berenang membentuk pusaran raksasa.

Pemandangan bawah laut yang spektakuler tersebut menjadikan Maratua sebagai destinasi impian bagi para penyelam profesional maupun pencinta fotografi bawah laut (underwater photography).

Secara geografis, Spot Barracuda terletak di kawasan utara Pulau Maratua yang termasuk dalam gugusan Kepulauan Derawan.

Penyelam sedang menikmati  keindahan berenang dengan ribuan ikan Barracuda. (Facebook/Noah Resort)
Penyelam sedang menikmati keindahan berenang dengan ribuan ikan Barracuda. (Facebook/Noah Resort)

Perairan ini memiliki karakteristik arus laut yang cukup kuat lantaran menjadi lintasan titik pertemuan massa air dari Laut Sulawesi.

Kondisi dinamika air laut ini membawa pasokan nutrisi yang sangat melimpah, sehingga menciptakan habitat ideal bagi berbagai jenis ikan pelagis serta biota laut berukuran besar.

Keunikan fenomena barracuda tornado—di mana ribuan barakuda berenang secara serempak membentuk lingkaran raksasa yang terus bergerak mengikuti arah arus—menjadi daya tarik utama yang sangat jarang ditemukan di belahan dunia lain.

Tak heran jika Spot Barracuda rutin masuk dalam daftar jajaran lokasi penyelaman (diving spot) terbaik di Indonesia.

Bagi para wisatawan yang ingin merasakan sensasi menyelam di Spot Barracuda, pemesanan paket diving dapat dilakukan dengan mudah melalui sejumlah resor ternama di Maratua, seperti Arasatu Villa & Resort, Pratasaba Resort, hingga Green Nirvana Resort.

Penyelam sedang menikmati  keindahan berenang dengan ribuan ikan Barracuda. (Facebook/Noah Resort)
Penyelam sedang menikmati keindahan berenang dengan ribuan ikan Barracuda. (Facebook/Noah Resort)

Dengan estimasi biaya paket menyelam mulai dari Rp550.000 hingga Rp700.000 per sesi, wisatawan sudah dapat menyaksikan secara langsung keajaiban cagar alam bawah laut Maratua yang sangat bernilai tinggi.

Khusus Penyelam Berpengalaman (Drift Diving)
Meski menyuguhkan panorama eksotis yang luar biasa, Spot Barracuda bukan merupakan lokasi yang direkomendasikan bagi penyelam pemula.

Arus bawah lautnya yang tergolong deras menuntut kualifikasi jam terbang tinggi serta penguasaan teknik drift diving (menyelam mengikuti arus) yang mumpuni.

Oleh karena itu, setiap wisatawan sangat disarankan untuk selalu didampingi oleh pemandu selam (divemaster) profesional demi menjaga keselamatan selama berada di dalam air.

Sebelum penyelaman dimulai, operator wisata akan memberikan pengarahan mendalam (briefing) terkait kondisi arus, rute penyelaman, hingga prosedur keselamatan.

Penyelam juga diimbau keras untuk tidak menyentuh terumbu karang maupun mengganggu biota laut demi menjaga kelestarian ekosistem bawah laut Maratua.

Pemkab Berau bersama para pelaku usaha industri pariwisata dan masyarakat lokal terus berkomitmen menjaga kelestarian kawasan bahari ini melalui berbagai program konservasi berkelanjutan. (M/BT/SLZ)