BERAU TERKINI — Aktivitas penerbangan di Kabupaten Berau sempat mengalami dinamika akibat kabut asap tebal yang kembali terjadi di sekitar Bandara Kalimarau.
Penurunan jarak pandang pada malam sebelumnya bahkan sempat memaksa otoritas penerbangan mengambil langkah pembatalan demi mengutamakan aspek keselamatan penumpang.
Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, menjelaskan, jarak pandang sempat merosot hingga menyentuh angka 1.500 meter.
Kondisi cuaca yang tidak memenuhi ambang batas aman keselamatan penerbangan tersebut membuat dua jadwal penerbangan dari dan menuju Berau terpaksa dibatalkan pada malam hari.
Namun, situasi berangsur membaik seiring pergantian hari. Patah menyebutkan jarak pandang sempat menyentuh angka 5.000 meter sebelum kembali mengalami penurunan.
“Sekarang mulai menurun dari 5.000 menjadi 3.000 meter,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2026).
Berkat perbaikan cuaca pada pagi hari, pesawat yang sempat tertunda keberangkatannya semalam telah berhasil diberangkatkan kembali tanpa kendala berarti.
Secara keseluruhan, operasional penerbangan di Bandara Kalimarau terpantau kembali normal dan terkendali, meskipun petugas tetap bersiaga memantau pergerakan cuaca yang kerap berubah sewaktu-waktu.
“Untuk aktivitas penerbangan sampai saat ini normal, siang ini tamu tak diundang (asap) tiba-tiba nongol,” katanya. (*)
