BERAU TERKINI – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026) tidak hanya berkobar di pusat pemerintahan.

Dari tingkat kampung, masyarakat Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung, turut mengambil bagian dengan menggelar upacara peringatan kemerdekaan untuk pertama kalinya.

Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun itu menjadi momentum istimewa. 

Pemerintah kampung bersama berbagai unsur masyarakat, berdiri dalam satu barisan, membawa semangat yang sama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa cinta kepada Tanah Air.

Upacara tersebut dipimpin langsung Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun, Muclistriyadi. 

Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun, Muclistriyadi. 
Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun, Muclistriyadi. 

Kegiatan diikuti berbagai elemen masyarakat dan lembaga kampung, mulai dari BPK, LPM, Karang Taruna, para Ketua RT 1-13, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, BUMK, hingga unsur pendidikan dari SD/MI, SMP/MTs dan SMA.

Dia mengatakan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat jadi gambaran peringatan kemerdekaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Upacara ini menjadi ruang bagi seluruh masyarakat untuk ikut menunjukkan rasa nasionalisme,” katanya. 

Antusiasme warga pun terlihat sejak pelaksanaan upacara dimulai. Beragam latar belakang masyarakat melebur dalam suasana khidmat. 

Mereka hadir bukan sekadar sebagai peserta, tetapi menjadi bagian dari sejarah baru bagi Kampung Sei Bebanir Bangun.

Bagi pemerintah kampung, pelaksanaan upacara perdana ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni tahunan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan, persatuan dan gotong royong antara pemerintah kampung dengan masyarakat.

“Harapannya, semangat kemerdekaan ini tak berhenti sampai di sini. Tapi juga bersama-sama bersemangat membangun kampung agar semakin maju dan berkembang,” katanya.

Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari langkah awal kepemimpinan Muclistriyadi yang merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2012 itu. 

Dengan semangat Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti, ia berkomitmen membangun kebersamaan serta mempererat hubungan pemerintah kampung dengan seluruh elemen masyarakat.

“Berbeda peran, satu tujuan. Berbeda latar belakang, satu kebersamaan. Bersama membangun Kampung Sei Bebanir Bangun yang semakin maju, kompak, dan bermartabat,” jelasnya.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib, khidmat dan lancar. Kesuksesan kegiatan tidak lepas dari dukungan serta partisipasi aktif masyarakat dan berbagai lembaga yang turut ambil bagian.

Dari halaman Kantor Kampung Sei Bebanir Bangun, merah putih kembali dikibarkan dengan penuh kebanggaan. (*)