BERAU TERKINI – PT Kertas Nusantara di Berau jadi sorotan warganet usai rencana Presiden Prabowo ingin rombak buku pelajaran murid sekolah.

Presiden Prabowo ingin merombak buku pelajaran yang jadi bahan ajar murid di sekolah.

Menurut Seskab Teddy Indra Wijaya, perombakan dilakukan agar buku pelajaran menjadi lebih menarik, dan memiliki kualitas produk yang tahan lama.

Dengan perombakan buku pelajaran itu diharapkan murid-murid di Indonesia di semua jenjang pendidikan bisa lebih semangat dalam belajar dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

“Presiden mengecek satu per satu buku pelajaran yang digunakan para siswa, mulai dari kualitas bahan, ukuran huruf, hingga kenyamanan saat dibaca,” kata Seskab Teddy Indra Wijaya Jumat (7/8/2026) dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet

“Buku ajar diharapkan hadir dengan desain yang lebih menarik, ukuran huruf yang lebih nyaman dibaca, serta menggunakan bahan yang lebih baik sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang,” jelasnya.

Presiden Prabowo dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti saksikan pembelajaran digital (YouTube/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti saksikan pembelajaran digital (YouTube/BPMI Setpres)

Namun sejumlah warganet mempertanyakan rencana Presiden Prabowo yang ingin merombak buku pelajaran untuk murid sekolah.

Beberapa warganet bahkan mengaitkan rencana Presiden Prabowo itu dengan salah satu perusahaan pulp di Berau, Kaltim yakni PT Kertas Nusantara.

Warganet menduga ada keterkaitan antara rencana Presiden Prabowo itu dengan kembalinya beroperasi PT Kertas Nusantara.

“Sekarang sudah berkuasa, muncul rencana cetak ulang buku sekolah seluruh Indonesia. di saat yang sama, pabrik kertas yang dikaitkan dengan bisnis pribadinya dan sudah lama mati suri juga tiba-tiba siap beroperasi lagi. Kebetulankah?” tulis akun @_______7 di Threads.

“Setelah sempat mati suri selama kurang lebih 15 tahun, PT. Nusantara Kertas milik Prabowo dikabarkan beroprasi kembali Mei lalu. Dan kini Prabowo mengusulkan pencetakan ulang buku siswa. Kebetulan?” tulis akun @i____________i

Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun dari PT Kertas Nusantara mengenai rencana Presiden Prabowo yang ingin merombak buku pelajaran.

PT Kertas Nusantara
PT Kertas Nusantara (kertas-nusantara.com)

Mengenal PT Kertas Nusantara

PT Kertas Nusantara adalah perusahaan industri pulp dan kertas yang terletak di Mangkajang, Kampung Pilanjau, Kecamatan Sambaliung, Berau, Kaltim.

Dahulu perusahaan ini dikenal sebagai PT Kiani Kertas. Dilansir dari laman resmi PT Kertas Nusantara, perusahaan ini didirikan sekitar tahun 1991 oleh pengusaha Bob Hasan dengan nama Kiani Kertas.

Dalam perjalannya, Kiani Kertas mengalami perubahan kepemilikan dan kini terafiliasi dengan Presiden Prabowo. Kini setelah diakuisi nama PT Kiani Kertas pun berubah menjadi PT Kertas Nusantara.

Perjalanan PT Kertas Nusantara

Pada periode operasionalnya, perusahaan mampu menghasilkan pulp dalam volume besar. Misalnya, kapasitas terpasang disebut sekitar 525.000 ADT per tahun atau sekitar 1.500 ADT per hari, dengan operasional kurang lebih sebanyak 350 hari tiap tahun.

Namun sejak akhir tahun 2000-an hingga satu dekade berikutnya, perusahaan menghadapi masalah operasional dan keuangan. Antara lain pengurangan karyawan hingga pesangon yang belum dibayarkan.

Kemudian sekitar tahun 2008–2009, PT Kertas Nusantara berhenti operasi secara penuh karena biaya produksi yang tinggi dibanding harga bubur kertas di pasar.

Kebangkitan Kembali

Berlanjut di awal tahun 2024, ramai perbincangan terkait rencana perusahaan untuk menyiapkan kembali operasional industri pulp.

Beberapa aktivitas yang terlihat antara lain yaitu, inventarisasi kondisi mesin dan fasilitas pendukung lainnya, pemanggilan ulang karyawan yang sebelumnya dirumahkan, hingga rencana rekrutmen khususnya tenaga kerja lokal di Berau.

Menurut data DPMPTSP Berau, realisasi investasi PT Kertas Nusantara telah mencapai Rp 1,8 triliun pada triwulan II tahun 2025.

Pemkab Berau pun mendorong supaya dalam operasionalnya kembali, perusahaan memenuhi ketentuan hukum daerah, termasuk Perda tentang tenaga kerja lokal, misalnya ketentuan bahwa perusahaan wajib menyerap tenaga kerja lokal dalam persentase tertentu.

Dalam kegaiatan Job Fair 2025 yang digelar Disnakertrans Berau pada bulan Agustus lalu, PT Kertas Nusantara adalah salah satu perusahaan yang membuka lowongan kerja. Tercatat ada 700 pelamar kerja yang berminat bekerja di perusahaan ini.