BERAU TERKINI – Kerajinan dari limbah kayu ulin di tangan kreatif pengrajin binaan Dekranasda Berau, dijadikan produk yang bernilai ekonomi.
Salah satunya melalui kerajinan berbahan kayu ulin asal Dumaring yang turut diperkenalkan sebagai produk lokal.
Melalui event akbar di Berau, Berau EXPO 2026 lalu, produk olahan tersebut dipamerkan dan dijual di stand Dekranasda.

Beragam produk berbahan kayu ulin ditampilkan dengan bentuk dan fungsi yang menarik. Mulai dari mangkuk kayu, piring, talenan hingga perlengkapan rumah tangga lainnya.
Dengan karakter kayu ulin yang dikenal kuat dan memiliki tekstur khas, produk kerajinan ini menawarkan nilai estetika sekaligus fungsi dalam kehidupan sehari-hari.
Pengolahan kayu menjadi berbagai perlengkapan rumah tangga juga menunjukkan kreativitas pengrajin lokal dalam meningkatkan nilai tambah bahan baku menjadi produk yang memiliki daya jual.
Kehadiran produk kerajinan kayu ulin ini menjadi salah satu daya tarik produk lokal yang ditampilkan.
Masyarakat tidak hanya diperkenalkan dengan hasil kerajinan, tetapi juga diajak melihat potensi sumber daya lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.
Melalui promosi produk kerajinan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat mengenal hasil karya pengrajin daerah.
Selain menjaga kreativitas dan keterampilan lokal, pengembangan kerajinan juga berpotensi membuka peluang pasar yang lebih luas. (*/adv)
