BERAU TERKINI – Menlu AS Marco Rubio menegaskan operasi militer Epic Fury di Iran sudah selesai.

Amerika Serikat melalui Menlu AS Marco Rubio mengumumkan kelanjutan operasi militer di Iran.

Operasi militer yang dikenal dengan nama Epic Fury itu dilancarkan militer AS ke sejumlah lokasi sasaran di Iran.

Serangan udara dilancarkan militer Amerika Serikat ke wilayah Iran.

Dalam operasi Epic Fury itu diketahui pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas.

Kini Iran dipimpin oleh mendiang putranya yakni Mojtaba Khamenei.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat memimpin operasi militer terhadap Iran (X/@WhiteHouse)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat memimpin operasi militer terhadap Iran (X/@WhiteHouse)

Menurut Marco Rubio, operasi militer Epic Fury sudah selesai dan mencapai target sasaran.

Presiden Donald Trump disebut sudah memberitahu Kongres AS soal rampungnya operasi militer itu.

“Operasi Epic Fury sudah selesai, Presiden sudah menyampaikan kepada Kongres,” jelas Marco Rubio dikutip dari YouTube White House.

Marco Rubio mengatakan, Amerika Serikat kini menjalankan Project of Freedom.

Proyek itu dilakukan guna memberikan pengamanan atas lalu lintas laut di Selat Hormuz yang kini diblokade Iran.

“Operasi Epic Fury sudah mencapai targetnya, kami sekarang sedang menjalankan Project of Freedom,” ucapnya.

Menurutnya, Amerika Serikat tidak terlalu bangga dengan operasi militer yang dilakukan di Iran.

Sebab Presiden Donald Trump disebut lebih ingin melakukan negosiasi ketimbang mengerahkan operasi militer.

“Kami tidak bergembira dengan adanya situasi ini, kami justru memilih jalan damai,” ucapnya.

“Apa yang Presiden inginkan adalah kesepakatan, dia ingin duduk bersama negosiasi, dan membahas sejumlah masalah kunci,” katanya.