BERAU TERKINI – Peristiwa gangguan buaya liar kembali terulang di Dermaga Baru Kenyamukan, Kutim, Kaltim.

Kali ini korbannya seorang bocah SMP kelas I bernama Andi Alifiansyah (13).

Peristiwa ini bermula saat korban hendak mengejar layangan yang putus di area dermaga baru tersebut.

Korban nekat menyelupkan diri ke sungai kecil yang rupanya dihuni seekor buaya berukuran sekitar lima meter.

Walhasil, buaya menerkam paha kiri sang bocah.

Luka menganga dialami bocah tersebut, setelah gigitan buaya berhasil dilepaskan lewat bantuan warga.

Korban pun dilarikan ke RS PKT Sangatta untuk mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis.

Evakuasi buaya di Sungai Kenyamukan, Kutim, Kaltim. (expresi)
Evakuasi buaya di Sungai Kenyamukan, Kutim, Kaltim. (expresi)

Berdasarkan laporan Expresi, Saksi mata, Muhammad Aidil, mengaku mendengar teriakan minta tolong dari korban. Ia bersama warga lain kemudian berusaha menarik korban keluar dari air.

‎“Korban sempat ditarik buaya, tapi berhasil diselamatkan setelah temannya berusaha menariknya ke pinggir,” ungkap Aidil.

‎Tak lama kemudian, buaya tersebut melepaskan gigitannya dan kembali ke dalam air.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera mengevakuasi korban dan menghubungi ambulans PMI Kutim untuk membawa korban ke rumah sakit.

‎Peristiwa itu sontak membuat warga dan pengunjung dermaga panik.

Kawasan Dermaga Kenyamukan sendiri dikenal berada dekat perairan yang kerap dilaporkan menjadi habitat buaya liar.

‎Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya saat beraktivitas di sekitar kawasan perairan.

‎“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir sungai atau kawasan yang berpotensi menjadi habitat buaya,” ujar AKBP Fauzan Arianto.