BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud buka suara soal kandasnya kapal LOB hingga penangkapan hiu ilegal di Berau.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud melakukan kunjungan kerja ke Berau, Rabu (22/7/2026).

Kedatangan Rudy Mas’ud untuk menghadiri puncak acara peringatan Hari Keluarga Nasional atau Harganas tingkat Provinsi Kaltim di Berau.

Dalam kunjungannya itu, Rudy Mas’ud turut berkomentar soal sejumlah isu hangat yang terjadi di Berau.

Salah satunya mengenai insiden kandasnya kapal LOB di perairan Pulau Maratua, Berau.

Menurut Rudy Mas’ud, perlu ada regulasi yang mengatur agar kapal yang masuk wilayah perairan Kaltim tidak melanggar area konservasi terumbu karang.

Rudy Mas’ud menyebut dinas terkait dan KSOP harus berkoordinasi guna memastikan kapal yang masuk ke wilayah Kaltim telah mengantongi Surat Izin Berlayar (SIB).

“Kalau mestinya dia masuk ke Berau, mestinya KSOP ataupun KKUP yang ada di Berau ini tahu kapal-kapal apa yang akan masuk ke Berau, kapan dia ETA-nya, maksudnya tibanya itu kapan,” jelasnya.

Kapal Mewah jenis LOB atau Yacht dilaporkan kandas di perairan Pulau Maratua Berau (Ist)
Kapal Mewah jenis LOB atau Yacht dilaporkan kandas di perairan Pulau Maratua Berau (Ist)

Dia menyebut Pemprov Kaltim telah mendapatkan bantuan dari pihak Bea Cukai berkaitan radar agar bisa mengontrol kapal yang masuk dengan menggunakan Automatic Identification System (AIS).

“Mudah-mudahan nanti dengan adanya alat ini UPTD-UPTD kita yang ada di sini semuanya bisa kita kontrol nanti bersama-sama. Mohon supportnya, bantuannya,” harapnya.

Rudy Mas’ud juga berkomentar soal penangkapan hiu ilegal yang masih terjadi di Perairan Berau.

Dia meminta DKP Kaltim untuk lebih intens melakukan patroli, khususnya di wilayah terluar Kaltim seperti perairan Berau.

“Kita punya Dinas Perikanan dan Kelautan ini harus betul-betul bisa mengontrol di wilayah-wilayah yang terluar daripada tingkatnya di wilayah Kalimantan Timur khususnya di Berau ini,” ujarnya.

“Nanti kita akan berkomunikasi lagi. Harus diperkuat ya (pengawasannya),” tutupnya.