BERAU TERKINI – Polsek Samarinda Ulu meminta publik bersabar untuk mengetahui penyebab kematian mahasiswa asal Berau di kamar kost.

Warga Polder Air Hitam RT 22, Kelurahan Air Hitam Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda digegerkan pada Sabtu (4/7/2026) malam lalu.

Hal itu karena temuan seorang mahasiswa yang meninggal dunia di dalam kamar kost.

Mahasiswa itu diketahui berinisial AF (21) yang diketahui berasal dari Berau, Kaltim.

Polisi pun melakukan olah TKP dan menyelidiki lebih jauh soal penyebab kematian mahasiswa asal Berau tersebut.

Menurut Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, pihaknya meminta publik untuk menunggu hasil penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Untuk sementara, penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi dikutip dari keterangan resmi Polsek Samarinda Ulu.

ilustrasi kematian
Ilustrasi

Sebelumnya diberitakan, Seorang mahasiswa asal Berau ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kost di Samarinda, Kaltim.

Daerah Folder Air Hitam, Jalan AW Syahranie, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda mendadak ramai pada Sabtu (4/7/2026) malam.

Pasalnya, seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia dalam kamar kostnya. Belakangan diketahui identitas mahasiswa itu adalah AF (21) dan merupakan mahasiswa asal Berau, Kaltim.

Dilansir laporan Koran Kaltim, pihak Polsek Samarinda Ulu melakukan pengecekan ke lokasi usai mendapat laporan dari warga.

Saat ditemukan, AF diketahui seorang diri di dalam kamar kost dan sudah meninggal dunia.

“Kami menerima laporan adanya seseorang yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos. Setelah itu kami bersama Tim Inafis langsung melakukan olah TKP,” ujar Kapolsesk Samarinda Ulu, AKP Asriadi.

Polisi mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab dari kematian AF di kamar kost.

AKP Asriadi menyebut, Polsek Samarinda Ulu masih mendalami kasus itu dan mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan saksi.

“Dugaan penyebab kematian masih kami dalami. Saat ini kami masih mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan para saksi,” jelasnya.