BERAU TERKINI – Kontingen Kalimantan Timur sukses keluar sebagai juara umum di Indonesia Regatta II & Kejuaraan Nasional Cabor Layar 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti kuat pembinaan olahraga layar di Kaltim terus menunjukkan hasil positif dengan atlet asal Kabupaten Berau menjadi salah satu kekuatan utama.
Pada kejuaraan yang berlangsung di Jakarta tersebut, Kaltim mengoleksi 5 emas, 4 perak, dan 1 perunggu dengan total 541 poin.
Perolehan itu mengantarkan Kaltim mengungguli DKI Jakarta yang berada di posisi kedua dengan 534 poin, sementara Kepulauan Riau menempati peringkat ketiga dengan 310 poin.

Persaingan berlangsung ketat karena kejuaraan diikuti 19 provinsi, sejumlah klub, serta peserta dari Singapura dan Malaysia.
Dari kontingen Kaltim, sebanyak 16 atlet asal Berau turut menjadi bagian penting dalam perjuangan merebut gelar juara umum tersebut.
Ketua Cabor Porlasi Kaltim, Teddy Abay, mengatakan, capaian itu merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten sejak 2024.
Para atlet menjalani program latihan intensif hingga enam hari dalam sepekan.
“Ini hasil dari proses pembinaan yang kami lakukan sejak 2024. Atlet berlatih enam hari dalam seminggu, sehingga ketika bertanding mereka sudah memiliki kesiapan secara fisik maupun teknik,” ujar Teddy, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, tantangan tidak hanya datang dari persaingan antarprovinsi. Para atlet Kaltim juga harus beradaptasi dengan karakter arena perlombaan di Jakarta yang berbeda dengan kondisi perairan di Berau.
Waktu adaptasi yang tersedia pun cukup singkat, yakni hanya sekitar dua hari.
“Satu-satunya yang sempat jadi kekhawatiran adalah angin yang kencang serta ombak besar,” terangnya.
Namun, kondisi tersebut justru mampu dilewati dengan baik. Pengalaman dan hasil pembinaan yang telah dijalani, membuat para atlet tetap mampu menjaga konsentrasi hingga mengantarkan Kaltim menjadi juara umum.
Teddy mengapresiasi kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung yang telah membawa nama Kaltim meraih prestasi di tingkat nasional.
Ia berharap, capaian tersebut mendapat perhatian dan dukungan lebih besar dari pemerintah maupun pihak swasta di Kaltim.
“Harapan kami tentu dukungan dari pemerintah dan pihak swasta semakin kuat. Karena olahraga layar ini salah satu lumbung prestasi Kaltim dan atlet-atlet dari Berau sudah terbukti mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Ke depan, Porlasi Kaltim tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut. Persiapan mulai diarahkan untuk menghadapi babak kualifikasi PON NTB-NTT 2028 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Selain target nasional, Porlasi Kaltim juga membidik panggung internasional dengan mendorong atlet-atlet terbaiknya masuk dalam seleksi nasional (seleknas) SEA Games 2027.
Teddy menyebut Kabupaten Berau memiliki peran besar dalam perkembangan olahraga layar Kaltim.
“Mayoritas atlet tangguh yang memperkuat Kaltim berasal dari Berau. Mereka secara rutin menyumbangkan prestasi dalam berbagai kejuaraan, termasuk Kejurnas dan PON,” jelasnya.
Dalam kejuaraan tersebut, 16 atlet Berau turut didampingi Pembina Cabor Porlasi Kaltim Ida Nursanti, Manajer Porlasi Kaltim Pratama Abay, serta Ketua Porlasi Berau Kosim Nor Seha. (*)
