BERAU TERKINI – Meski kabut asap akibat karhutla masih menyelimuti Kabupaten Berau, aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau dipastikan tetap berjalan lancar. 

Jarak pandang yang sempat menurun tidak sampai mengganggu operasional maskapai.

Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atari, melaporkan kondisi jarak pandang pada Rabu (9/9/2026) berada di kisaran 3.000 hingga 6.000 meter.

“Kondisi penerbangan terdampak asap di mana penurunan jarak pandang antara 3.000 – 6.000 meter,” ungkap Patah kepada Berauterkini, Rabu (9/9/2026).

Meskipun jarak pandang berkurang, seluruh jadwal penerbangan tidak mengalami gangguan, baik keterlambatan, pengalihan rute, maupun pembatalan.

Selain itu, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat memicu pembatalan penerbangan Batik Air rute Jakarta–Berau pada Senin lalu kini telah reda. 

Patah menegaskan operasional telah kembali pulih sepenuhnya.

“Alhamdulillah operasional penerbangan berjalan normal dan tidak terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” tuturnya. (*)