BERAU TERKINI – Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura tengah diuji.
Relasi dua negara tetangga antara Indonesia dengan Singapura dalam ujian.
Pasalnya Indonesia mengurangi pasokan gas untuk Singapura. Pengurangan pasokan gas itu dilakukan dalam rangka mengutamakan pasokan gas dalam negeri.
Dilansir laporan CNN Indonesia, SKK Migas menyebut, pasokan gas yang semula untuk Singapura dialihkan ke PT PLN Batam.
Sebanyak 31 juta kaki kubik gas yang berasal dari 15 juta kaki kubik Natuna dan 16 juta kaki kubik Sumatera dialihkan menuju Batam.

Sebelumnya, Menteri ESDM yang juga Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengaku tengah mengevaluasi pengiriman gas ke negara tetangga.
Pernyataan Bahlil Lahadalia itu menyusul relasi Singapura dan Indonesia dalam penanganan karhutla.
“Saya akan melakukan evaluasi. Saya tidak akan ragu mempertimbangkan penghentian ekspor ke negara yang tidak menghormati Indonesia,” kata Bahlil Lahadalia dikutip dari laporan CNN Indonesia.
Adapun Singapura menegaskan tidak akan terdampak dari pengurangan pasokan gas asal Indonesia.
Pasalnya jumlah pasokan gas asal Indonesia tak sampai dari 2 persen kebutuhan nasional Singapura.
“Total pengurangan mencapai 17 miliar British thermal units per hari (bbtud) selama periode 18 hari,” tulis keterangan Energy Market Authority Singapura.
