BERAU TERKINI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau menyuguhkan edukasi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui spot foto interaktif di Berau Expo 2026.
Sejak hari pertama pameran, stan bernuansa oranye milik BPBD Berau ramai dipadati pengunjung.
Antusiasme masyarakat melonjak karena BPBD Berau memfasilitasi pengunjung untuk berfoto menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta alat penyemprot api.
Penelaah Teknis Kebijakan BPBD Berau, Johan Arief, menjelaskan, konsep ini sengaja diusung lantaran Berau belakangan ini tengah menghadapi ancaman bencana karhutla dan kabut asap.
Melalui pameran ini, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Sebenarnya yang ingin kami tanamkan, sebenarnya Berau itu sedikit kurang aware dengan bencana ya, karena bencana kita itu enggak terlalu terasa,” ungkapnya kepada Berauterkini.
Ia menambahkan, dampak bencana tahun ini terasa kian nyata dan mengganggu aktivitas warga.
Johan juga menepis anggapan awam yang menilai Pulau Kalimantan sepenuhnya aman dari segala bentuk bencana alam.
“Kami mohon warga di Berau mulai mengerti kita juga berada di tengah-tengah bencana, tidak seperti yang dibicarakan orang-orang bahwa Kalimantan itu aman dari bencana, enggak ya,” jelasnya.
Selain menyediakan area foto, BPBD Berau turut memberikan edukasi mengenai peralatan pemadam api serta pentingnya penerapan standar keselamatan kerja (safety), seperti penggunaan helm dan APD saat bertugas.
“Kami selalu mengajarkan bahwa ini peralatan-peralatan yang kita gunakan. Karena untuk memberikan materi yang lumayan panjang kita agak kesusahan, jadi kami berikan materi-materi yang kecil saja bahwa kita harus pakai safety,” pungkasnya. (*)
