BERAU TERKINI – Insiden kandasnya kapal Live on Board (LOB) SeiSea di perairan Maratua pada 19 Juni lalu menuai kekecewaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, menyatakan insiden ini menjadi bukti nyata manajemen kapal LOB SeiSea bertindak tidak profesional serta tidak memahami karakteristik perairan di Kepulauan Maratua. 

Dampak kelalaian ini dinilai sangat merugikan ekosistem pariwisata Berau, termasuk iklim usaha resort, pelaku jasa wisata, hingga masyarakat lokal.

“Peristiwa ini juga merupakan gambaran belum sinkronnya kebijakan dan peraturan yang memanfaatkan ruang laut dan bawah laut serta isinya antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten antara sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata,” ungkap Yudha kepada Berauterkini, Senin (29/6/2026).

Yudha menilai sistem birokrasi pemerintahan saat ini masih lemah dan menyisakan banyak pekerjaan rumah.

Padahal, Kabupaten Berau tengah gencar menuju destinasi pariwisata kelas dunia.

Sebagai langkah tegas, Yudha mengusulkan adanya penghentian sementara atau moratorium terhadap operasional seluruh kapal jenis LOB di kawasan tersebut.

“Sedangkan yang sudah terlanjur on the way masih bisa dimaklumi, namun dengan pengawasan yang lebih ketat,” ujarnya.

Ia mendesak jajaran instansi terkait di tingkat pemerintahan untuk segera bergerak merumuskan solusi jangka panjang yang solutif agar kejadian serupa tidak terulang dan merugikan berbagai pihak.

“Lebih penting dari itu adalah bagaimana menjaga kelestarian itu sendiri,” tandasnya. (*)