BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau melakukan penyesuaian insentif bagi kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengatakan, insentif kader Posyandu yang sebelumnya sebesar Rp250 ribu per bulan kini mengalami penyesuaian menjadi Rp200 ribu per bulan.
Menurutnya, penurunan tersebut bukan karena berkurangnya apresiasi pemerintah terhadap peran kader Posyandu, melainkan dampak dari kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi efisiensi.
“Efisiensi anggaran mengharuskan kita terpaksa menurunkan. Per bulan Rp200 ribu,” ujarnya kepada Berauterkini, Senin (10/8/2026).

Meski demikian, Bupati perempuan pertama Berau ini berharap kondisi keuangan daerah dapat kembali membaik, sehingga besaran insentif kader Posyandu bisa dikembalikan seperti sebelumnya.
“Kita doakan bersama semoga efisiensi ini bisa berlalu. Keadaan keuangan kembali seperti semula, mereka akan mendapatkan haknya kembali Rp250 ribu per bulan,” katanya.
Sri Juniarsih menegaskan, meski terdapat penyesuaian insentif, tugas dan tanggung jawab para kader Posyandu tetap berjalan.
Kader tetap memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin.
“Tugas mereka kan tetap harus dilakukan. Tugas mereka kan hanya sebulan sekali,” jelasnya.
Ia berharap para kader Posyandu dapat memahami kondisi fiskal daerah saat ini dan tetap menjalankan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.
“Pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap keberadaan kader Posyandu sebagai bagian penting dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat di tingkat kampung dan kelurahan,” tutupnya. (*)
