BERAU TERKINI – Peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb berlangsung di tengah tantangan musim kemarau panjang yang memicu meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di sejumlah wilayah.
Meski demikian, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan, Kabupaten Berau tetap mampu menunjukkan berbagai capaian dan prestasi membanggakan di tingkat nasional berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan Sri Juniarsih saat memimpin upacara puncak peringatan Hari Jadi Berau di Lapangan Pemuda, Senin (15/9).
“Kita memperingati hari jadi dalam suasana yang tidak sepenuhnya mudah. Saat ini Kabupaten Berau sedang menghadapi musim kemarau yang cukup panjang, meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan, serta munculnya kabut asap di sejumlah wilayah,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Atas kondisi tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan relawan pemadam kebakaran yang terus bekerja di lapangan menangani karhutla.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur petugas dan relawan pemadam kebakaran yang selama ini berdiri di garda terdepan, berjuang sekuat tenaga siang dan malam,” katanya.
Di tengah tantangan yang dihadapi, Sri Juniarsih menilai Berau tetap memiliki banyak potensi yang terus berkembang.
Sektor pariwisata, pertanian, perikanan hingga ekonomi kreatif menjadi kekuatan daerah yang terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, potensi ini membuahkan hasil yang membanggakan dan prestasi hingga kancah nasional,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai penghargaan dan capaian yang diraih Kabupaten Berau tidak terlepas dari dukungan masyarakat, Forkopimda, DPRD, tokoh adat, tokoh masyarakat, perangkat daerah, serta seluruh mitra pembangunan yang selama ini berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Karena itu, pada momentum hari jadi tersebut, Sri Juniarsih mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Berau sebagai semangat untuk terus melanjutkan pembangunan daerah dan menjaga persatuan.
“Marilah kita jadikan peringatan Hari Jadi Berau sebagai semangat untuk mengisi kembali setiap detik perjalanan Kota Sanggam dengan hal-hal yang bermanfaat,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar kondisi cuaca segera membaik dan hujan turun di Bumi Batiwakkal, sehingga ancaman karhutla dapat segera teratasi.
“Semoga Kabupaten Berau senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, dan terus berkembang menjadi daerah yang maju serta sejahtera,” pungkasnya. (*/Adv)

