BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menolak untuk memberikan respons atas viralnya video permohonan maaf yang diunggah pada akhir pekan lalu.
Penolakan itu terjadi saat awak media mencoba untuk melakukan wawancara cegat alias doorstop usai Rudy Mas’ud melangsungkan kegiatan di Kegubernuran Kaltim.
Konfirmasi itu dianggap penting lantaran video berdurasi 4 menit lebih tersebut mendapatkan respons luas oleh publik.
Bahkan akun pribadi guberur @h.rudymasud sampai harus membatasi komentar, karena mendapat respons negatif oleh netizen.
Diberitakan sebelumnya, Rudy Mas’ud memutuskan untuk mengevaluasi proyek ronovasi rumah jabatan gubernur, setelah mendapat respons keras oleh publik.
Komitmen itu diutarakan secara terbuka oleh Rudy Mas’ud dalam unggahan di akun pribadinya @h.rudymasud yang dikolaborasikan dengan akun Pemprov Kaltim.
Rudy Mas’ud menyadari keriuhan yang muncul selama tiga bulan belakangan ini merupakan buntut kebijakan yang tak pro-rakyat.
Sebab publik menganggap dirinya menggunakan APBD alias uang negara dari pajak rakyat untuk kepetingan pribadi.
“Wajar jika ini memancing respons keras di kalangan publik,” kata Rudy Masud.

Respons tersebut dianggap Rudy Mas’ud sebagai bentuk kepedulian warga Kaltim terhadap pemerintahan yang dipimpinnya.
Kritik publik itu pun dijadikan sebagai momen untuk mengevaluasi diri, sehingga untuk mengubah kebijakan keuangan yang telah berjalan saat ini.
“Ada hal yang saya harus perbaiki, baik bersikap maupun dari cara berkomunikasi,” kata dia.
Rudy Mas’ud mengutarakan permohonan maaf atas sikapnya selama memimpin Benua Etam setidaknya selama setahun belakangan ini.
Sebab dirinya telah mengambil kebijakan penggunaan anggaran yang terkesan untuk kepentingan pribadi.
Kendati demikian, dia menegaskan bila kebijakan anggaran tersebut ditetapkan sebelum dirinya berkantor di Kegubernuran Kaltim.
Akan tetapi, dia memahami bila kebijakan tersebut tetap menjadi tanggungjawab dirinya sebagai gubernur saat ini.
“Meskipun itu ditetapkan bukan pada saya memimpin Kaltim,” ungkapnya.

