BERAU TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana penunjang (amenitas) di sejumlah destinasi wisata demi meningkatkan kenyamanan para pengunjung.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengakui, ketersediaan fasilitas di kawasan objek wisata memang belum sepenuhnya merata, namun pemenuhannya terus dilakukan secara berkesinambungan.
“Tidak semua sudah memiliki amenitas yang lengkap. Tapi diupayakan dipenuhi secara bertahap,” ungkap Yudha kepada Berauterkini, Jumat (28/8/2026).
Yudha menjelaskan, pengerjaan fasilitas pariwisata saat ini telah berjalan di 12 titik penataan.
Sementara itu, 4 titik pengembangan lainnya yang memerlukan mekanisme lelang masih dalam tahap proses penyelesaian administrasi.
Adapun pengerjaan amenitas tahun ini menyasar sejumlah kawasan strategis, seperti pembangunan sarana di Gusung Sanggalau, serta penyediaan plaza, kios kuliner, dan toilet di Kecamatan Pulau Derawan.
Di kawasan pedalaman, penataan menyasar dermaga dan fasilitas pendukung festival di Kampung Tumbit Dayak, gapura di Kampung Bena Baru, hingga pembangunan boardwalk serta rehabilitasi Dermaga Merabu di Kecamatan Kelay.
“Kemarin yang di Tumbit Dayak kita ada bangun fasilitas untuk festival Bekudung Betiung itu ada. Ada dermaganya juga di Danau Tumbit Dayak, termasuk fasilitas toilet dan perataan halamannya,” terang Yudha.
Selain itu, pembenahan turut menyasar Danau Tulung Ni Lenggo dan Mangrove di Kampung Tembudan, Danau Beribit di Kampung Sukan Tengah, penataan Kompleks Makam Belanda dan lanjutan gedung bioskop di Teluk Bayur, hingga pos jaga Tepian Teratai yang kini memasuki tahap evaluasi.
“Banyak kok, pokoknya ada 13 itu tadi. Di Teluk Bayur ada lanjutan dari gedung bioskop itu termasuk makam Belanda itu juga kita benahi,” tutupnya. (*)
