BERAU TERKINI – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, akses terhadap perangkat komputer masih menjadi tantangan bagi sebagian sekolah di Kabupaten Berau.

Melihat kondisi tersebut, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan 20 unit komputer kepada dua sekolah.

Sebanyak 10 unit komputer diserahkan kepada SMK Muhammadiyah Berau dan 10 unit lainnya untuk SMP Negeri 3 Sambaliung.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses belajar mengajar, sekaligus meningkatkan literasi digital para pelajar.

Bagi sekolah penerima, bantuan ini bukan sekadar perangkat elektronik, melainkan dukungan nyata untuk menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi era digital.

WhatsApp Image 2026 06 19 at 20.27.43 2

Kepala SMP Negeri 3 Sambaliung, Burhan, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan PAMA kepada dunia pendidikan.

Menurutnya, fasilitas komputer di sekolah yang dipimpinnya masih terbatas, sehingga bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi para siswa.

“Kami tentu bersyukur dengan perhatian manajemen PT Pamapersada Nusantara. Komputer ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

Burhan menambahkan, dukungan PAMA terhadap pendidikan bukan kali pertama diterima sekolahnya.

Selama ini, perusahaan tersebut konsisten hadir dan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan di wilayah sekitar operasionalnya.

Rasa syukur juga disampaikan Rizki, salah seorang siswa SMK Muhammadiyah Berau.

Ia mengaku senang sekolahnya mendapatkan tambahan fasilitas komputer yang dapat digunakan bersama oleh para siswa.

“Terima kasih kepada PAMA yang sudah memberikan bantuan komputer untuk sekolah kami. Semoga dengan fasilitas ini proses belajar menjadi lebih maksimal,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Manajemen PT Pamapersada Nusantara, Arif Setyo, menyampaikan, pendidikan merupakan salah satu fokus utama program sosial perusahaan.

Melalui bantuan tersebut, PAMA ingin membantu siswa memperoleh akses teknologi yang lebih baik, termasuk bagi anak-anak di wilayah lingkar tambang.

“Harapan kami, generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan maksimal untuk mendukung proses belajar serta mengembangkan kemampuan mereka,” ungkapnya.

Menurut Arif, penyaluran bantuan komputer ini juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan wajib belajar 12 tahun.

Hal itu sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Kami bersyukur dapat berkontribusi dalam mendukung dunia pendidikan. Semoga bantuan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa dan sekolah,” pungkasnya. (*/Adv)