BERAU TERKINI – BMKG Bandara Kalimarau kembali memutakhirkan informasi terkait jarak pandang penerbangan di tengah sebaran kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Rabu (19/8/2026).
Saat ini, jarak pandang di area Bandara Kalimarau tercatat berada pada kisaran 4.000-8.000 meter.
Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengungkapkan, kondisi keterbatasan jarak pandang ini masih bertahan dan belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
“Info BMKG Bandara Kalimarau untuk jarak pandang di Bandara Kalimarau range sekitar 4.000-8.000 meter,” ujar Patah saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Ia menambahkan, pada kondisi cuaca normal tanpa gangguan asap, jarak pandang di area bandara sejatinya mampu mencapai batas maksimal hingga 10.000 meter.
Kendati demikian, angka jarak pandang saat ini dipastikan masih aman untuk aktivitas penerbangan.
Sebab, batas visibility minimal untuk pelayanan navigasi operasional di Bandara Kalimarau dipatok pada angka 1.600 meter untuk proses lepas landas (take off) dan 3.500 meter untuk pendaratan (landing).
“Untuk saat ini ada fenomena karhutla, sehingga jarak pandang maximum hanya terpantau 8.000 meter,” tambahnya. (*)
