BERAU TERKINI – Gelaran tahunan Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) 2026 siap mengentak Pulau Maratua pada 8–11 Oktober mendatang.

Event yang memadukan musik, wisata bahari, dan pelestarian alam ini ditargetkan menyedot hingga 500 penyelam internasional serta 1.000 wisatawan domestik dan regional.

Tahun ini, MJDF mengusung gurita (octopus) sebagai ikon utama yang melambangkan visi masa depan mandiri.

“Untuk icon logo tahun ini adalah octopus atau gurita,” ujar Founder MJDF Berau, Juhriansyah, Senin (20/7/2026).

Juhriansyah menegaskan, MJDF dirancang berbasis ekosistem 5C sebagai pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu Conservation (konservasi), Community (komunitas & perlombaan selam), Culture (parade budaya), Culinary (promosi kuliner lokal), dan Concert (konser jazz alam terbuka).

“Karena Maratua Jazz itu sebenarnya bukan hanya konser musik, tapi kami ingin membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip 5C,” jelasnya.

Selain panggung musik dan kegiatan menyelam, MJDF 2026 juga akan dimeriahkan dengan agenda tambahan berupa Maratua Business and Investment Forum yang merupakan hasil kolaborasi dengan DPMPTSP dan perbankan, serta MJDF Fun Run.

Penyelenggara terus menguatkan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau demi menyukseskan gelaran ini, sekaligus memperluas jangkauan promosi ke negara tetangga.

“Tahun ini kita usahakan bisa menjangkau minimal ke negara tetangga, Sabah (Malaysia),” tutupnya. (*)