BERAU TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru dilantik agar segera menetapkan target kerja yang jelas.

Berdasarkan lampiran Keputusan Bupati Berau Nomor 800.1.3.3/328/BKPSDM/2026 tertanggal 3 November 2026, terdapat lima pejabat yang mengalami pergeseran jabatan.

Lima pejabat yang baru dilantik itu yakni Desmus Erysa sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Arif Rudi Hermawan menjabat Kepala Dinas Pangan, Tri Anggoro Rahardjo sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Risma Rosehan menduduki jabatan Kepala Satpol PP Berau, dan Aidil Fitri mendapat penugasan sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).

Tiga bulan pertama menjadi waktu awal bagi para pejabat untuk menunjukkan langkah konkret dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di masing-masing perangkat daerah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Selasa (3/11/2026). (Diva/BT)
Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Selasa (3/11/2026). (Diva/BT)

Sri Juniarsih menegaskan, setiap kepala OPD harus mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah ke dalam program kerja yang terukur. 

Tidak hanya itu, kemampuan membangun koordinasi dan sinergi lintas OPD juga menjadi hal penting untuk mempercepat pencapaian target pembangunan. Salah satu arahan tersebut disampaikan kepada Kepala DPPKBP3A.

Ia meminta pejabat yang baru menjabat mampu menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Diskoperindag, serta OPD lainnya.

“Saya berikan Bapak target di awal ini adalah tiga bulan. Bapak harus paham bagaimana berkoordinasi dengan lintas OPD,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan program pemberdayaan yang mampu menjadikan perempuan di Berau lebih mandiri, berdaya, mampu berkarya, serta memiliki kemampuan menghadapi berbagai tantangan dan menjaga dirinya sendiri.

Termasuk memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan dan perhatian yang optimal.

Menurut Sri Juniarsih, arahan tersebut menjadi gambaran bahwa setiap pejabat baru dituntut tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan dan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya berharap seluruh kepala OPD yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, membangun kolaborasi, serta menunjukkan progres kerja sesuai target yang telah ditetapkan,” tandasnya. (*)