BERAU TERKINI – Gelaran Maratua Musik Festival (M2F) 2026 tak hanya menjadi panggung hiburan bagi masyarakat dan wisatawan.
Festival yang masih berlangsung hingga Sabtu (4/7/2026) itu mulai memberikan dampak terhadap geliat ekonomi lokal.
Terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelaku ekonomi kreatif, serta sektor pariwisata di Pulau Maratua.
Mengusung tema “Harmonisasi”, festival yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau ini menghadirkan rangkaian kegiatan seni budaya, tradisi adat, hingga pertunjukan musik yang menjadi daya tarik wisatawan.
Kepala Bidang Bina Pemasaran dan Kerja Sama Disbudpar Berau, Endah Puspita Sari, mengatakan, M2F tidak hanya dirancang sebagai agenda promosi destinasi wisata, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat lokal.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan festival selalu melibatkan pelaku UMKM, seniman, hingga komunitas kreatif agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempromosikan destinasi unggulan Kabupaten Berau sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan. Festival seperti ini mampu memberikan multiplier effect terhadap perekonomian lokal,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Endah menjelaskan, Pulau Maratua memiliki potensi wisata bahari yang telah dikenal luas.
Namun, promosi tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam.
Karena itu, kekayaan budaya masyarakat pesisir, khususnya budaya Suku Bajau, turut diangkat sebagai identitas yang memperkuat daya tarik destinasi.
Tema “Harmonisasi” dipilih untuk menggambarkan perpaduan antara alam, budaya, dan musik dalam satu rangkaian kegiatan.
Selain menjadi ajang promosi wisata, festival juga menjadi kesempatan bagi pelaku ekonomi kreatif memasarkan produk lokal kepada pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Disbudpar Berau pun berharap penyelenggaraan M2F dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat citra Pulau Maratua sebagai destinasi wisata unggulan di Berau sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Maratua, Ashari, menilai kehadiran Maratua Musik Festival menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama pelaksanaan festival.
“Harapan kami kegiatan ini terus berkembang setiap tahun, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang ke Maratua dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Festival ini masih akan menghadirkan sejumlah penampilan musisi nasional.
Arvian Dwi dijadwalkan tampil pada Jumat (3/7/2026) malam, sementara Stevan Pasaribu akan menjadi penampil utama pada puncak acara, Sabtu (4/7/2026). (*)
