BERAU TERKINI – Rumah sakit baru di Kabupaten Berau didorong segera beroperasi agar mampu memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah pesisir dan pedalaman.
Dukungan penyediaan alat kesehatan (alkes) pun menjadi salah satu langkah yang diprioritaskan untuk mempercepat kesiapan fasilitas tersebut.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan, pemerintah provinsi memberikan perhatian serius terhadap peningkatan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pemenuhan Pelayanan Standar Minimum (PSM).
Menurutnya, kondisi geografis Berau yang luas dan jauh dari rumah sakit rujukan di Samarinda maupun Balikpapan membuat daerah ini membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai.
“Kami sangat concern dengan pelayanan masyarakat. Salah satunya adalah pelayanan kesehatan yang menjadi konsentrasi kita bersama,” ujar Rudy kepada Berauterkini, Kamis (23/7/2026).
“Berau sangat jauh dari rumah sakit rujukan yang ada di Samarinda maupun Balikpapan. Karena itu, rumah sakit di sini harus mampu menangani masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pesisir,” imbuhnya.
Rudy menuturkan, tantangan pelayanan kesehatan di Berau semakin besar mengingat wilayahnya yang hampir seluas Provinsi Jawa Barat, dengan sebaran penduduk yang berada di kawasan pesisir, perkotaan, hingga pedalaman.
“Wilayah Berau sangat luas. Ada masyarakat yang tinggal di pesisir, di tengah, hingga di pedalaman. Semuanya harus bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ucapnya.
Karena itu, Pemprov Kaltim berkomitmen mendorong percepatan operasional rumah sakit baru di Berau agar dapat segera memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Makanya kami punya komitmen bagaimana rumah sakit yang ada di Kabupaten Berau ini segera bisa beroperasi untuk melayani masyarakat kita sendiri,” pungkasnya. (*)
