BERAU TERKINI – Kabupaten Berau menjadi satu dari tiga daerah di Kalimantan Timur yang menerima Bantuan Presiden (Banpres) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp10 miliar bersama Pemerintah Provinsi Kaltim dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan, setelah dana banpres tersebut cair, alokasi penggunaan akan diprioritaskan untuk memperkuat sumber daya (resources) penanganan karhutla di daerah, baik sarana pemadaman maupun kesiapan personel di lapangan.
Selain itu, anggaran banpres tersebut akan difokuskan untuk penyusunan serta penyempurnaan teknis pemadaman, mengingat intensitas titik api saat ini sudah tidak semasif beberapa waktu lalu.
“Pemanfaatan kita harapkan pertama terhadap resources yang ada di Kabupaten Berau untuk memadamkan api,” ungkap Gamalis.
Gamalis menambahkan, alokasi Banpres tersebut juga akan disalurkan untuk langkah perbaikan serta pemulihan lingkungan di area yang terdampak langsung karhutla.
“Kita berharap supaya betul-betul dana yang dari banpres ini dapat dilaksanakan terhadap bekas kebakaran atau kepada resources yang ada. Itu harapannya ke resources dan teknis terkait pengganti lahan kita yang dibakar,” pungkasnya. (*)
