BERAU TERKINI – Disdik Berau mengimbau kepala sekolah dan guru tak memberikan tugas yang membebani orang tua murid saat BDR.

Kebijakan belajar dari rumah atau BDR kembali dilanjutkan di Berau hingga 14 Oktober 2026 mendatang.

Perpanjangan BDR tak terlepas dari kondisi kabut asap di Berau yang kian mengkhawatirkan dalam sepekan terakhir.

Kepala Disdik Berau Mardiatul Idalisah mengimbau kepala sekolah dan guru untuk tidak memberikan tugas yang memberatkan orang tua murid atau wali selama BDR berlangsung.

Di sisi lain, Mardiatul Idalisah juga berharap pendampingan orang tua kepada anak-anaknya selama BDR.

Ilustrasi belajar dari rumah (BDR) (Ist)
Ilustrasi belajar dari rumah (BDR) (Ist)

 

“Materi pembelajaran difokuskan pada penguatan literasi, numerasi, pendidikan karakter, dan kesehatan, tanpa memberikan tugas yang membebani peserta didik maupun orang tua,” katanya.

“Kami meminta orang tua atau wali murid juga mendampingi anak selama belajar di rumah, serta membatasi aktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko paparan asap,” paparnya.

Kondisi langit Tanjung Redeb, Berau, yang diselimuti kabut asap pekat, Senin (5/10/2026). (AIDIL/BT)
Kondisi langit Tanjung Redeb, Berau, yang diselimuti kabut asap pekat, Senin (5/10/2026). (AIDIL/BT)

Sebelumnya diberitakan, Disdik Berau memutuskan memperpanjang kebijakan belajar dari rumah di tengah kondisi kabut asap.

Kabut asap karhutla masih melanda wilayah Berau dalam sepekan terakhir. Asap yang diduga kiriman dari luar wilayah Berau itu berdampak pada aktivitas warga.

Kini pihak Disdik Berau kembali memperpanjang kebijakan belajar dari rumah atau BDR hingga 14 Oktober mendatang.

Berdasarkan Surat No.800/3658/Umpeg-Disdik, kebijakan BDR kembali dilanjutkan pada 12-14 Oktober 2026.

“Berdasarkan informasi BMKG Kab Berau bahwa data peta sebaran asap per tanggal 11 Oktober 2026 pukul 11.00 WITA masih terdeteksi menyelimuti sebagian besar wilayah Kabupaten Berau,” tulis surat itu.

“Pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/ Belajar Dari Rumah (BDR) diperpanjang Kembali mulai tanggal 12-14 Oktober 2026,” jelasnya.

Disdik Berau menegaskan BDR bukan berarti libur melainkan tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajar dengan penguatan pada aspek literasi, numerasi, serta pendidikan karakter/kesehatan.

“Penghentian sementara pembelajaran tatap muka bukan merupakan libur sekolah.