BERAU TERKINI – Suasana haru dan bangga menyelimuti keluarga Ahmad Fatih Nawaf Al-Fayadh. Di usianya yang baru menginjak 11 tahun, siswa MIN 1 Berau itu berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Terbaik 1 cabang Tartil Al-Qur’an pada MTQ XXXI Nasional 2026 di Jawa Tengah.
Prestasi tersebut menjadi buah dari ketekunan dan perjuangan Ahmad Fatih dalam mendalami serta melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Di tengah usianya yang masih belia, Fatih mampu tampil dan bersaing di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional hingga membawa harum nama Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau.
Fatih merupakan anak kedua dari pasangan Muhammad Asrori dan Siti Mu’awanah. Bagi kedua orang tuanya, capaian tersebut bukan sekadar piala atau penghargaan, tetapi menjadi kebanggaan atas proses panjang yang telah dijalani sang anak.

Asrori mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas prestasi yang diraih putranya.
“Sebagai orang tua, kami sangat bersyukur, bangga dan bahagia sekali atas prestasi yang diraih Ananda. Alhamdulillah, perjuangannya selama ini membuahkan hasil yang membanggakan orang tua,” ujar Asrori.
Menurutnya, keberhasilan Fatih juga menjadi kebanggaan bagi keluarga karena mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur, terlebih Kabupaten Berau, di tingkat nasional.
Bagi Fatih, capaian tersebut juga bukan menjadi akhir perjalanan. Masih ada target berikutnya yang ingin diwujudkan dalam perjalanan mengasah kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.
“Ke depan, Adinda menargetkan dapat mengikuti dan menorehkan prestasi pada cabang 1 Juz dan Tilawah untuk anak-anak,” jelasnya.
Langkah itu menjadi tantangan berikutnya bagi bocah asal Berau tersebut.
Setelah membawa pulang predikat Terbaik 1 dari ajang nasional, Fatih kini memiliki panggung baru untuk terus belajar, berlatih, dan kembali mengukir prestasi melalui lantunan ayat-ayat Al-Qur’an. (*)
