BERAU TERKINI – Antrean panjang kendaraan bermotor kembali memadati sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Berau sejak pekan lalu. 

Kemacetan akibat antrean tersebut terlihat mengular dari SPBU Bujangga hingga meluber ke ruas Jalan Pangeran Hidayatullah, membuat para pengendara harus menunggu sejak pagi hari.

Herdiyanto, seorang sopir truk asal Kecamatan Sambaliung yang ikut mengantre solar, mengaku panjangnya antrean sudah menjadi kendala rutin yang harus dihadapinya setiap minggu.

“Mengantre panjang dari tadi pagi. Ya panjang (antrean) kendalanya,” ungkapnya.

Ratusan warga yang sedang antre BBM di SPBU Bujangga, Senin (21/9/2026). (Adrikni/BT)
Ratusan warga yang sedang antre BBM di SPBU Bujangga, Senin (21/9/2026). (Adrikni/BT)

Ia menjelaskan, dirinya hanya mengisi solar sekali dalam seminggu dengan takaran sekitar 120 liter, dengan ketentuan pembelian yang wajib menyertakan kode batang dan surat tanda nomor kendaraan yang masa pajaknya masih berlaku. 

Namun, ia menilai kuota tersebut terkadang belum mencukupi kebutuhan operasional kendaraannya yang tinggi setiap hari.

“Tidak bisa, masalahnya kegiatan banyak buat dipakai kerja,” katanya.

Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah antisipasi dengan menambah pasokan BBM sebanyak 150 kiloliter ke Kabupaten Berau. 

Tambahan pasokan yang terdiri dari 100 kiloliter Pertalite dan 50 kiloliter Pertamax tersebut telah tiba sejak Sabtu (19/9/2026) dan mulai disalurkan secara bertahap.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyatakan, tambahan pasokan ini dihadirkan guna menjaga ketersediaan energi serta mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat Berau.

“Tambahan pasokan BBM telah tiba, kapalnya sudah bersandar dan segera kami salurkan ke SPBU di Kabupaten Berau,” ujar Edi.

Edi menambahkan, proses distribusi dilakukan secara terukur dengan berkoordinasi bersama pengelola SPBU dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan penyaluran berjalan tertib sesuai aturan dan tepat sasaran.

“Penguatan stok ini merupakan upaya Pertamina dalam menjaga kesinambungan pasokan BBM di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*)