BERAU TERKINI – Robohnya tower transmisi 150 kilo volt (kV) di jaringan listrik Mahakam milik PT PLN, menjadi dalang pemadaman listrik di Kabupaten Berau beberapa waktu belakangan ini.
Hal ini diungkap dalam siaran resmi PLN ULP Tanjung Redeb via WhastApp Channel, pada Senin (26/10/2026).
Kondisi tower yang mengalami patah di bagian atas, membuat kabel listrik menjuntai bebas tanpa penyanggah.
Mengakibatkan arus listrik dari jaringan Mahakam yang diandalkan baru-baru ini harus distop sementara.
Dalam keterangannya, patahnya tower tersebut terjadi di jalur penghubung Gardu Induk (GI) Maloy dan GI Talisayan.
“Sehingga berdampak pada terganggunya penyaluran pasokan listrik ke wilayah Berau,” tulis PLN dalam siaran itu.
Saat ini, koordinasi antar lini manajemen PLN tengah dilakukan. Memastikan proses perbaikan demi kembali menormalkan distribusi listrik di utara Kaltim.
Sembari menanti hasil dari proses perbaikan secara teknis, PLN ULP Tanjung Redeb kembali mengaktifkan mesin pembangkit yang ada di Berau.
Terdapat 33 mesin pembangkit di Berau yang telah dioperasikan untuk menambal kebutuhan suplai daya ke pelanggan.
Dalam rilis yang sama, PLN Berau mengakui bila listrik merupakan kebutuhan dasar bagi para pelanggan.
Digunakan untuk menunjang aktivitas masyarakat, dunia usaha hingga sektor pelayanan publik.
Oleh karenanya, PLM telah melakukan koordinasi secara intens untuk memastikan proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.
“Perkembangan penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi PLN,” tulisnya lagi.
