BERAU TERKINI – Kabupaten Berau kembali dipercaya menjadi tuan rumah cabang olahraga layar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November mendatang.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Taupan Madjid, mengatakan, penetapan tersebut tidak terlepas dari usulan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kaltim.
“Awalnya, cabor layar direncanakan berlangsung di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, dengan beberapa pertimbangan, akhirnya kembali ditetapkan sebagai tuan rumah,” katanya, Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, Berau memiliki sejumlah keunggulan untuk menyelenggarakan pertandingan layar, mulai dari kesiapan daerah hingga kondisi alam dan potensi perairan yang mendukung.
Dengan status tuan rumah, Berau diharapkan dapat memaksimalkan peluang atlet lokal untuk meraih prestasi.
Terlebih, layar merupakan salah satu cabang olahraga andalan yang selama ini menyumbangkan prestasi bagi daerah.
“Saat ini, sekitar 60 atlet layar Berau dari kelompok senior dan junior menjalani pembinaan dan latihan agar bisa mempertahankan status juara umum di porprov sebelumnya,” jelasnya.
Taupan berharap, para atlet dapat mempertahankan prestasi sebagai juara umum Porprov Kaltim yang pernah diraih pada penyelenggaraan sebelumnya.
“Layar ini menjadi salah satu kebanggaan kita. Pada kejuaraan sebelumnya, atlet layar Berau mampu meraih prestasi sebagai juara umum. Kami berharap capaian itu bisa dipertahankan,” katanya.
Selain Porprov Kaltim 2026, atlet layar Berau juga dijadwalkan mengikuti PON Pantai di Ancol, Jakarta, pada akhir November mendatang.
Jarak waktu yang berdekatan antara kedua kompetisi tersebut menjadi tantangan bagi atlet dan tim pelatih dalam menjaga kondisi fisik serta mematangkan teknik dan strategi pertandingan.
Taupan berharap dukungan masyarakat dapat menambah motivasi atlet Berau untuk tampil maksimal saat bertanding di daerah sendiri.
“Atlet kita harus bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali meraih prestasi terbaik,” pungkasnya. (*)
