BERAU TERKINI — Dugaan mementingkan kelancaran pasokan listrik untuk Berau Expo 2026 dibanding pemukiman warga memicu sorotan tajam dari netizen Kabupaten Berau. 

Masyarakat meluapkan kekesalannya di kolom komentar akun Facebook Berau Terkini karena meyakini pemadaman listrik secara berulang di kawasan perkotaan hingga kampung sengaja dilakukan demi menjaga arena Berau Expo tetap terang benderang.

Kekecewaan tersebut salah satunya disuarakan akun Facebook Ibransyah yang menilai alasan gangguan sistem kelistrikan hanyalah dalih semata.

“Sengaja memang, padahal karena Expo di GOR. Muyak liat alasannya,” tulisnya.

Senada dengan itu, akun Novero Reavaldy Ramadhany juga menuding adanya pengalihan beban daya listrik secara masif ke area tempat berlangsungnya acara Berau Expo.

“Expo terang yaa, kuat tai minyak, alasan aja gangguan padahal, tekanan listrik dialihkan ke expo biar lancar acaranya,” ungkapnya.

Kekecewaan turut disampaikan akun Aprilia Lia yang merasakan adanya ketimpangan pembagian pasokan listrik antara wilayah pemukiman kampung dan lokasi pameran.

“Sengaja di kampung kampung yang dimatikan, sedangkan expo terang menderang wkwkw,” tulisnya.

Keluhan senada disampaikan akun Ragil Lia yang menyebut fenomena pemadaman pemukiman saat event besar bukanlah hal baru.

“Aahhh sudah biasa terjadi setiap ada event selalu begini,” tulisnya.

Sementara itu, dampak kerugian ekonomi dan kelumpuhan akses komunikasi dirasakan langsung warga pesisir. 

Akun Putra Khacau S Wahyudi mengeluhkan pemadaman berdurasi panjang di wilayah Tembudan dan Lenggo yang berimbas pada hilangnya mata pencaharian warga serta terputusnya jaringan telekomunikasi.

“Tembudan/lenggo kena dampak mati lampu juga dari jam 4 kalo gak salah habis hujan deras eh malah mati lampu saya kira ada tiang yang rebah atau meledak gardunya ternyata ehh ternyata buat dialihkan expo too. Kacau PLN di berau ini jadi hilang rezeki kami yang mengandalkan PLN dan jaringan telkom pun hilang. Jam 02.30 baru menyala PLN dan jaringan telkom di daerah Q gaes,” keluhnya panjang lebar.

Kekecewaan netizen selanjutnya disuarakan akun Aldha Dhaniel yang juga menyoroti pola pemadaman yang terus berulang setiap kali agenda besar daerah digelar.

“Jika ada Expo, akan ada pemadaman listrik sering. Tidak bisa menghitung kematian,” tegasnya.

Gelombang spekulasi dan keluhan dari warga ini menjadi PR besar bagi manajemen PLN ULP Tanjung Redeb untuk memberikan penjelasan yang transparan serta membuktikan keandalan pasokan listrik yang merata bagi seluruh masyarakat Berau. (*)