BERAU TERKINI — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang tinggal menghitung bulan menyisakan tantangan besar bagi kontingen Kabupaten Berau, terutama soal pendanaan.
Dari total kebutuhan anggaran yang diestimasi mencapai Rp10 miliar, dana yang tersedia saat ini dilaporkan baru berada di kisaran Rp3 miliar.
Padahal, pemerintah daerah berencana memberangkatkan sebanyak kurang lebih 800 atlet untuk berlaga di Kabupaten Paser pada November mendatang.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengakui adanya selisih anggaran yang cukup signifikan tersebut.
Ia menyatakan, Pemkab Berau akan berupaya menutupi kekurangan dana tersebut, meski harus disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah yang ada saat ini.
“Tidak mungkin kita kejar ke kementerian karena dilaksanakan di 2026, seandainya di 2027 kita bisa upayakan seperti itu,” ungkap Sri Juniarsih kepada Berauterkini usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Berau, Selasa (29/9/2026).
Sempitnya rentang waktu menjelang hari pelaksanaan membuat pemerintah daerah tidak memungkinkan untuk mengajukan permohonan dana bantuan kepada kementerian.
Sebagai langkah taktis, Pemkab Berau akan menggandeng perusahaan swasta yang beroperasi di Bumi Batiwakkal untuk memaksimalkan pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Langkah tersebut diharapkan mampu menopang kekurangan biaya pemberangkatan kontingen, sehingga ratusan atlet kebanggaan Berau tetap bisa tampil maksimal dan membawa nama harum daerah di ajang multievent tingkat provinsi tersebut.
“Mudah-mudahan kita bisa ajak teman-teman perusahaan untuk memanfaatkan dana CSR-nya. Kita upayakan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*)
