BERAU TERKINI – Komitmen PT Berau Coal dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Berau. 

Perusahaan tambang tersebut menerima piagam penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung upaya penanggulangan karhutla bersama tim gabungan di wilayah Berau.

Penghargaan diserahkan seusai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau di Lapangan Pemuda, Selasa (15/9/2026).

Berau Coal menjadi salah satu unsur swasta yang dinilai aktif berpartisipasi dalam penanganan karhutla selama musim kemarau. 

WhatsApp Image 2026 09 17 at 13.08.23 2

Dalam penanganan karhutla, PT Berau Coal melalui Emergency Response Group (ERG) turut mendukung upaya penanganan karhutla di Berau bersama tim gabungan yang terdiri atas berbagai unsur. 

Dukungan tersebut mencakup pengerahan personel dan unit pendukung, dukungan logistik, serta koordinasi dalam merespons kejadian karhutla di lapangan.

Selain dukungan personel dan peralatan, PT Berau Coal bersama sejumlah Mitra Kerja turut memberikan dukungan dana sebesar Rp120 juta yang diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau untuk mendukung kebutuhan operasional tim di lapangan.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat yang dilaksanakan bersama BPBD. 

PT Berau Coal turut mengimbau pencegahan karhutla melalui pemasangan spanduk di sejumlah lokasi. 

Berbagai upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai unsur terkait

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan, keberhasilan penanganan karhutla tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha yang turut memberikan dukungan di lapangan.

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh satuan tugas, termasuk Berau Coal atas kerja sama dan kepeduliannya dalam penanganan karhutla,” ujarnya pada Berauterkini.

Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang diberikan perusahaan dalam menindaklanjuti hasil rapat koordinasi penanganan karhutla yang digelar pada Agustus lalu.

Menurutnya, PT Berau Coal menjadi salah satu perusahaan yang memenuhi dukungan yang diminta pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan personel dan bantuan anggaran untuk mendukung operasional penanganan karhutla.

“Berau Coal kami apresiasi karena dukungan dalam penanganan karhutla,” jelasnya.

Melalui Emergency Response Group (ERG), PT Berau Coal turut mengerahkan personel untuk bergabung bersama tim gabungan dalam pemantauan dan penanganan karhutla, khususnya di Posko Limunjan, Kecamatan Sambaliung. 

Kehadiran tim ERG menjadi bagian dari upaya memperkuat respons cepat terhadap potensi maupun kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Berau.

Emergency Response & Safety Services Department Head PT Berau Coal, Andi Henry Achmad, menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja sama yang terjalin antara pemerintah, aparat keamanan, relawan, masyarakat, dan sektor swasta dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Ini merupakan apresiasi atas sinergi berbagai pihak yang telah bekerja bersama dalam penanganan karhutla di Kabupaten Berau,” katanya.

Ia menegaskan, partisipasi perusahaan melalui tim ERG tidak hanya berfokus pada penanganan saat terjadi kebakaran, tetapi juga mendukung koordinasi dan pemantauan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana.

Andi juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra kerja yang turut aktif mendukung penanganan karhutla bersama tim gabungan di lapangan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam mempercepat respons terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan di Berau.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada mitra kerja yang turut aktif dalam penanganan karhutla, di antaranya PT PAMA, PT BUMA, PT KDC, PT BAR, PT FAD, PT MTN, PT MTL, PT PMJ, dan PT PSG. Dukungan dan kerja sama yang terjalin selama ini menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan Karhutla,”ungkapnya. 

Penghargaan yang diterima PT Berau Coal menjadi bukti keterlibatan dunia usaha memiliki peran strategis dalam mendukung penanganan bencana di daerah. 

“Kolaborasi menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut. Tidak hanya saat menghadapi karhutla, tetapi juga dalam berbagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat Berau. (*\Adv)