BERAU TERKINI – Simak meriahnya tari-tarian yang ditampilkan di Upacara HUT Berau.

Upacara HUT Berau digelar dengan khidmat di Lapangan GOR Tanjung Redeb, Selasa (15/9/2026).

Upacara itu dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih, Wabup Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Dedy Okto hingga jajaran Forkopimda Berau.

Turut hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama serta Kesultanan Sambaliung, dan Kesultanan Gunung Tabur.

Usai upacara berlangsung, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan tarian kolosal. Tarian kolosal itu mengangkat kisah Baddit Dipattung, raja pertama Kerajaan Berau.

Pertunjukan yang melibatkan 100 penari tersebut menjadi salah satu sajian yang paling menyita perhatian masyarakat dan tamu undangan yang hadir mengikuti rangkaian upacara peringatan hari jadi.

Dengan balutan kostum bernuansa budaya Berau serta iringan musik tradisional yang megah, para penari menampilkan perjalanan sejarah Baddit Dipattung sebagai tokoh penting yang diyakini sebagai raja pertama Berau.

Penampilan Tari Kolosal Baddit Dipattung saat upacara Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb di Tribun Lapangan Pemuda, Selasa (14/9/2026). (RISKA/BT)
Penampilan Tari Kolosal Baddit Dipattung saat upacara Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb di Tribun Lapangan Pemuda, Selasa (14/9/2026). (RISKA/BT)

Gerakan yang dinamis dipadukan dengan alur cerita yang kuat berhasil membawa penonton mengenang kembali jejak awal berdirinya Kerajaan Berau.

Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang berada di area Lapangan Pemuda. Tak sedikit tamu undangan yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka.

Salah seorang warga, Anto, mengaku terkesan dengan penampilan tarian kolosal yang disajikan.

Menurutnya, pertunjukan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai sejarah Berau.

“Bagus penampilannya. Menarik untuk ditonton, kita jadi mengenal sejarah Baddit Dipattung sebagai raja pertamanya Berau,” kata Anto.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ditampilkan setiap peringatan hari jadi buat hiburan masyarakat juga,” ujarnya.

Warga menyaksikan Upacara HUT Berau di Lapangan GOR Pemuda, Selasa (14/9/2026). (RISKA/BT)
Warga menyaksikan Upacara HUT Berau di Lapangan GOR Pemuda, Selasa (14/9/2026). (RISKA/BT)

Harapan Warga

Kegiatan Upacara HUT Berau menjadi hiburan bagi warga Berau. Terlihat sejumlah warga menyaksikan jalannya upacara dari trotoar di Jalan Mangga I.

Sejumlah warga menyampaikan harapannya kepada pemerintah di momen HUT Berau dan Kota Tanjung Redeb.

Salah satu warga, Marniah berharap, agar harga sembako dan BBM bisa turun agar tidak terlalu mencekik untuk warga masyarakat kecil.

Selain itu juga harga sayur mayur diharapkan bisa sedikit menurun agar warga bisa sejahtera.

“Kalau enggak gini kan enggak ada tontonan. Ingin turunkan harga Sembako, harga bensin sama harga Sembako diturunkan, sayur mayur juga biar warganya bisa sejahtera,” ungkapnya kepada Berauterkini, Selasa (15/9/2026).

Senada dengan Marniah, warga lain yang sedang menonton, Nur Hayati, mengharapkan untuk bisa menurunkan harga BBM.

Ia juga berharap program bagi-bagi beras gratis kembali dilakukan karena sudah tidak ada lagi program tersebut.

“Pembagian beras enggak ada sudah. Nah itu orang rasa kecewa,” harapnya.