BERAU TERKINI – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memperluas penerima manfaat program bedah rumah.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atau Kementerian PKP berencana memperluas penerima manfaat program bedah rumah.

Program yang dikenal dengan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) itu kini memiliki target merehab 400.000 rumah kumuh dan tidak layak huni.

Dilansir laporan detikproperti, penerima manfaat program bedah rumah akan diperluas.

(Ilustrasi) Warga penerima bantuan renovasi rumah dari Pemkab Berau pada 2022. (Sulaiman BT)
(Ilustrasi) Warga penerima bantuan renovasi rumah dari Pemkab Berau pada 2022. (Sulaiman BT)

Salah satunya mengenai kriteria pendapatan penerima manfaat yakni di bawah upah minimum provinsi atau UMP.

Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati mengatakan penerima manfaat program bedah rumah bisa diajukan oleh seseorang yang memiliki pendapatan di bawah UMP.

Jika calon penerima manfaat berada di Jakarta maka pendapatan yang masuk kategori berada di bawah Rp 5,7 juta.

“Di desil itu ada 1-4, tapi kita menyadari di lapangan itu belum tentu memahami desil,” kata Sri Haryati dikutip laporan detikProperti.

“Maka kita berikan alternatif, desil 1-4 atau di bawah UMP Jakarta, Rp 5,7 juta. Yang (daerah) lain gimana? (Di bawah) UMP juga,” jelasnya.