BERAU TERKINI – Dinas Pangan Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi lintas instansi untuk memetakan pemanfaatan produksi lokal guna menunjang bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Langkah ini sekaligus mengoptimalkan potensi program Petani Muda Tangguh untuk Ketahanan Pangan (Petarung) binaan PT Pamapersada Nusantara.

Plt Kepala Dinas Pangan Berau, Tenteram Rahayu, menegaskan, pemenuhan pasokan untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membutuhkan sinergi kuat antarinstansi. 

Pemerintah daerah tidak ingin kebutuhan bahan pangan skala besar tersebut justru bergantung pada pasokan luar daerah.

Plt Kepala Dinas Pangan Berau, Tenteram Rahayu. (ADRIKNI/BT)
Plt Kepala Dinas Pangan Berau, Tenteram Rahayu. (ADRIKNI/BT)

“Itu semua sudah ada di lokalnya, tinggal kita memang harus memetakan kira-kira ini kampung mana yang potensial untuk didorong ini,” ungkap Tenteram kepada Berauterkini, Rabu (9/9/2026).

Sejumlah komoditas lokal dinilai berpotensi besar mengisi menu SPPG, seperti jagung, buncis, semangka, pisang, dan jeruk. 

Kendati demikian, beberapa bahan pangan seperti beras premium masih menjadi tantangan karena standar ketat SPPG belum sepenuhnya sanggup dipenuhi petani lokal.

“Untuk beras premium ini perlu kerja sama antara OPD, pemerintah daerah dengan dampingan perusahaan-perusahaan, makanya dalam program ini kolaborasi itu harga mati,” jelasnya.

Selain memperkuat ketahanan pangan, kolaborasi ini diproyeksikan sebagai momentum transformasi ekonomi Berau dari ketergantungan pada sektor pertambangan menuju pertanian. 

Peluang pasar tidak hanya ditujukan bagi kebutuhan harian masyarakat, tetapi juga menyasar rantai pasok SPPG.

Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan BUMK, Kelompok Tani, hingga PKK sebagai penyokong bahan baku. 

Skema ini diterapkan agar petani fokus produksi tanpa merisaukan pemasaran dan permainan harga tengkulak.

“Jadi tentu saja ini juga upaya menjaga harga, artinya petani ini juga ada jaminan harga, jangan sampai jadi permainan seperti tengkulak dan sebagainya, kan upaya kita seperti itu,” pungkasnya. (*)