BERAU TERKINI – Berawal dari keinginan untuk berdiri di atas kaki sendiri tanpa bergantung pada orang lain, Hasnawati berhasil mengembangkan usaha keripik pisang tanduk dengan merek Anhna yang kini menjadi salah satu produk UMKM lokal di Kabupaten Berau.
Hasnawati mengatakan, nama usaha yang ia bangun sejak 2020 tersebut diambil dari namanya sendiri.
Nama Anhna dipilih sebagai identitas produk yang diharapkan mudah dikenal masyarakat.
“Nama Anhna saya ambil dari nama saya sendiri. Usaha ini mulai berdiri pada tahun 2020,” ujarnya.
Ia mengaku, motivasi utama memulai usaha bukan hanya untuk menambah penghasilan, tetapi juga sebagai bentuk kemandirian.
Keinginan untuk memiliki usaha sendiri mendorongnya terus berinovasi dalam menghasilkan produk berkualitas.
Produk utama yang dipasarkan adalah keripik pisang tanduk. Keunggulan produknya terletak pada cita rasa yang gurih dan tekstur yang renyah dibandingkan produk sejenis.
“Ciri khas produk kami lebih gurih dan renyah. Bahan bakunya menggunakan pisang tanduk,” katanya.
Dalam mengembangkan usahanya, Hasnawati juga aktif mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan untuk pelaku UMKM.
Ia mengaku sering mengikuti pelatihan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kualitas usahanya.
Menurutnya, pelatihan menjadi salah satu sarana penting bagi pelaku usaha untuk memperoleh pengetahuan baru, baik dalam pengolahan produk maupun strategi pemasaran.
Hasnawati berharap masyarakat semakin mencintai dan mendukung produk-produk lokal.
Dengan meningkatnya minat terhadap produk daerah, UMKM diyakini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Harapannya masyarakat Berau semakin cinta produk lokal supaya ke depannya UMKM daerah semakin berkembang,” pungkasnya. (*/Adv)
