BERAU TERKINI – Wisatawan berusia 67 tahun dilaporkan hilang di Pulau Maratua, Berau.
Seorang wisatawan perempuan asal luar daerah, Go Mo Lij (67), dikabarkan hilang saat menginap di salah satu Guest House di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Minggu (30/8/2026).
Informasi hilangnya Go Mo Lij pertama kali dilaporkan pihak keluarga ke Polsek Maratua sekitar pukul 11.45 WITA.
Saat ini, Anggota polisi bersama keluarga masih melakukan pencarian terhadap korban.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi mengatakan, sebelum dinyatakan hilang, Go Mo Lij diketahui tidak berada di penginapan sejak Minggu pagi.
“Sekitar pukul 08.15 WITA, barulah suami korban, Martin, menyadari istrinya tidak berada di tempat menginap,” katanya.

Martin kemudian memberitahukan hal tersebut kepada anaknya, Anny Octavia Tangkilisan, yang selanjutnya melakukan pencarian bersama anggota keluarga.
Menurut keterangan pelapor, korban memang memiliki kebiasaan berjalan-jalan pada pagi hari. Namun, hingga sekitar pukul 09.00 WITA, Go Mo Lij belum juga kembali ke penginapan.
Keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Maratua sekitar pukul 11.45 WITA.
“Karena merasa buntu melakukan pencarian, pihak keluarga melaporkannya korban ke Polsek,” jelasnya.
“Dari pernyataan keluarga, korban memiliki riwayat Alzheimer atau penurunan fungsi daya ingat,” sambungnya.
Yang membuat korban semakin sulit ditemukan, saat meninggalkan penginapan, korban juga tidak membawa telepon seluler maupun tanda identitas diri.
Adapun ciri-ciri korban yakni perempuan berusia 67 tahun, berbadan gemuk, rambut pendek, dengan tinggi badan sekitar 155 sentimeter.
“Saat terakhir terlihat, korban mengenakan daster bermotif batik warna hitam dan topi,” jelasnya.
Pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari pelapor dan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung proses pencarian.
Hingga Minggu malam, pencarian terhadap Go Mo Lij masih dilakukan oleh petugas bersama pihak keluarga.
Diketahui, Go Mo Lij bersama keluarganya tiba di Kecamatan Maratua pada Sabtu (29/8/2026), sehari sebelum korban dilaporkan hilang.
