BERAU TERKINI – Di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau, PT Berau Coal bersama sejumlah mitra kerja menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan dana senilai Rp120 juta untuk mendukung penanganannya.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Posko Penanganan Karhutla dan akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional tim yang bertugas melakukan pemadaman dan penanganan di lapangan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan, bantuan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pihak perusahaan terkait upaya penanganan karhutla yang beberapa waktu lalu telah dilakukan.
“Saat ini kami baru menerima bantuan dari Berau Coal dan mitra kerjanya,” ujarnya.

Menurut Sri Juniarsih, dukungan tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi pemerintah daerah yang saat ini terus berupaya menekan penyebaran titik api di sejumlah wilayah Berau.
Dana yang diterima akan digunakan untuk mendukung operasional personel di lapangan, termasuk kebutuhan penanganan darurat yang terus berlangsung selama musim kemarau.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Berau Coal serta seluruh mitra kerja yang telah berpartisipasi. Kami harap kolaborasi ini dapat terus terjalin apabila nantinya dukungan kembali dibutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Emergency Response Group PT Berau Coal, Andi Henry Achmad, menjelaskan, kontribusi perusahaan tidak hanya berupa bantuan dana, tetapi juga dukungan personel, peralatan, hingga logistik.
“Dukungan Berau Coal meliputi personel, unit, logistik dalam bentuk barang, dan logistik dalam bentuk dana sebesar Rp120 juta bersama mitra kerja,” ungkapnya.
Selain mendukung penanganan langsung di lapangan, Berau Coal juga melakukan langkah pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Edukasi tersebut dilakukan melalui pemasangan spanduk dan penyebaran informasi di sejumlah wilayah.
Menurut Andi, bantuan tersebut merupakan bentuk implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya pada pilar penanggulangan bencana.
“Ini bagian dari aktualisasi pilar PPM kami, khususnya pada sektor kebencanaan. Kami ingin berkontribusi cepat membantu daerah yang saat ini menghadapi situasi khusus akibat karhutla,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, mengatakan, keterlibatan perusahaan mulai terlihat setelah dilaksanakan pertemuan bersama Forkopimda dan pihak perusahaan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, sejumlah perusahaan mulai menempatkan dukungan baik di posko induk maupun posko penanganan karhutla di tingkat kecamatan.
“Dukungan dari perusahaan sangat membantu kami di lapangan, mengingat intensitas penanganan karhutla saat ini cukup tinggi,” ujarnya.
Masyhadi menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah Berau.
“Kami berharap sinergi ini terus berjalan, sehingga upaya pemadaman dan pencegahan karhutla dapat dilakukan secara lebih optimal,” pungkasnya. (*/Adv)
