BERAU TERKINI – Tanggap terhadap ancaman pekatnya kabut asap karhutla, Pengurus RT 12 Kelurahan Karang Ambun menggelar aksi kepedulian bertajuk “Rete Rolas Bagi Masker” pada Rabu (19/8/2026) sore.
Aksi sosial yang turut melibatkan kader Posyandu Tulip ini menyisir area permukiman Gang Lestari hingga pengendara motor di Jalan Murjani 2.
Ketua RT 12 Karang Ambun, Ipun Ismawan, menjelaskan, aksi ini difokuskan untuk memproteksi kelompok rentan dari dampak paparan asap pembakaran lahan.
“Tujuannya untuk melindungi warga rentan, misalnya lansia, balita, dan orang yang sakit,” ungkap Ipun kepada Berauterkini.

Menariknya, pendanaan pembagian puluhan kotak masker ini murni berasal dari alokasi sisa iuran warga pada perayaan HUT ke-81 RI lalu.
Karena hadiah perlombaan warga telah terpenuhi, sisa anggaran disepakati untuk dialihkan menjadi bantuan medis darurat kabut asap.
“Kebetulan ada sisa dana iuran warga kemarin, kita alokasikan beli masker dan tujuannya yang tadi itu untuk melindungi masyarakat rentan,” jelasnya.
Terlibatnya kader Posyandu Tulip dipandang tepat sasaran karena dinilai paling paham peta kondisi kesehatan warga di lapangan.
Total terdapat sekitar 20 kotak masker, yang masing-masing berisi 50-100 lembar, sukses dibagikan kepada warga setempat maupun para pengguna jalan.
Melihat respons positif publik, pengurus RT 12 berencana menggulirkan aksi gelombang kedua menggunakan alokasi kas dana sosial RT.
Ipun berencana memperluas jangkauan gerakan sosial ini dengan menggandeng Lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta 19 ketua RT lain di wilayah Kelurahan Karang Ambun.
“Ini campaign yang pertama, kayaknya yang pertama. Saya akan ngajak lebih luas lagi, mungkin kita ajak bu lurah,” katanya.
Ipun optimistis sinergi kesadaran warga dan tiga pilar kelurahan mampu memperkuat daya tahan masyarakat dalam menghadapi bencana musiman ini.
“Kalau selama niat kita baik, insya Allah warga kita dukung, sumber daya kita ada pasti bisa,” tutupnya. (*)
