BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah untuk menghadapi dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi di sejumlah perusahaan.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi perputaran ekonomi daerah apabila tidak segera diantisipasi.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan pemerintah daerah terus memikirkan langkah agar aktivitas perekonomian di Bumi Batiwakkal tetap berjalan di tengah adanya gelombang PHK massal.
“Pastinya seperti itu. Tapi kita akan terus memikirkan supaya ekonomi terus berjalan,” ujarnya kepada Berauterkini, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, Pemkab Berau melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan terus mencari solusi untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat yang terdampak.

Salah satu upaya yang tengah diperhatikan pemerintah adalah mendorong hadirnya perusahaan atau investasi baru di Berau.
Sri Juniarsih menyebut terdapat peluang perusahaan baru yang akan beroperasi dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Mungkin ada solusi-solusi yang lain, seperti misalnya ada perusahaan yang akan buka dengan Kertas Nusantara, seperti itu,” katanya.
Ia menegaskan, Pemkab Berau tidak akan tinggal diam menghadapi kondisi tersebut.
Koordinasi dengan dinas terkait akan terus dilakukan untuk mencari langkah yang dapat menjaga roda perekonomian daerah sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat.
“Insya Allah, kita tetap pikirkan melalui dinas yang terkait,” tegasnya.
Pemkab Berau berharap hadirnya investasi dan aktivitas usaha baru dapat menjadi salah satu alternatif untuk menyerap tenaga kerja sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
“Kita juga terus memantau perkembangan PHK di sejumlah perusahaan dan dampaknya terhadap masyarakat maupun perekonomian Kabupaten Berau,” tandasnya. (*)
