BERAU TERKINI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Timur mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Kabupaten Berau yang mendaftar sebagai akseptor KB di puskesmas.

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Sunarto, mencatat sebanyak 20 akseptor terdaftar di Puskesmas Tanjung Redeb dan 15 akseptor di Puskesmas Kampung Bugis.

Menurutnya, angka ini menunjukkan meningkatnya kesadaran warga dalam merencanakan keluarga.

“Sekali lagi bukan membatasi kelahiran, mengatur jarak kelahiran minimal 3 tahun,” ungkap Sunarto usai meninjau puskesmas bersama Bupati Berau, Sri Juniarsih, Rabu (22/7/2026).

WhatsApp Image 2026 07 22 at 10.58.57

Sunarto menjelaskan, jarak kehamilan minimal tiga tahun sangat krusial untuk memastikan kualitas pengasuhan dan pemenuhan gizi anak guna mencegah risiko stunting.

Selain kesadaran warga, BKKBN Kaltim juga mengapresiasi kesiapan Berau sebagai tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 tingkat provinsi.

“Oleh karenanya, kita apresiasi Kabupaten Berau, apresiasi buat ibu, dan teman-teman yang ada di Kabupaten Berau ini,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan di dua puskesmas tersebut, Sunarto mengaku tidak memberikan catatan evaluasi khusus karena pelayanan dan antusiasme warga dinilai sangat memuaskan.

Menurutnya, masyarakat yang datang dan pulang dari unit pelayanan publik dengan tersenyum sudah menjadi indikator keberhasilan pelayanan. 

Pihaknya pun mendorong agar kualitas pelayanan tersebut terus dipertahankan.

“Saya kira tinggal bagaimana mempertahankan dan meningkatkan. Tinggal kembali kepada orang-orang pribadi masyarakat, pembenahannya di sana,” pungkasnya. (*)