BERAU TERKINI – Nama Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah diduga terkait dengan kepemilikan kafe dan money changer yang digeledah polisi.

Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah kafe dan money changer di Jakarta Selatan, pada Rabu (8/7/2026).

Penggeledahan itu dikawal ketat oleh aparat bersenjata dari satuan Brimob.

Saat menggeledah kafe itu, penyidik dari kepolisian menemukan adanya brankas yang tersimpan di dalam kafe.

Di dalam brankas ditemukan mata uang asing pecahan Dollar Amerika Serikat dan Dollar Singapura.

Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah (Instagram/@kejaksaan.ri)
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah (Instagram/@kejaksaan.ri)

Adapun jumlah pasti mata uang asing itu masih dalam proses penghitungan oleh penyidik.

Laporan Nusantara TV menyebut, kafe dan money changer yang digeledah polisi diduga berkaitan dengan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Meski demikian belum ada keterangan resmi dari pihak Polri maupun Kejagung RI soal keterkaitan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Untuk diketahui, penggeladahan yang dilakukan oleh Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya merupakan operasi gabungan dalam menyelidiki kasus korupsi pengadaan batu bara.

Kemudian kasus korupsi kasus ASABRI, hingga kasus penyelesaian utang dari PT CBS kepada PT KNI, anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.