BERAU TERKINI – Atlet wushu Berau menorehkan prestasi di kejuaraan Arkan Fight Night yang berlangsung di Samarinda pada 26–28 Juni 2026.
Para atlet Bumi Batiwakkal sukses membawa pulang satu sabuk juara, dua medali emas, dan enam medali perak.
Kejuaraan tersebut menjadi ajang uji tanding bagi atlet Wushu Berau sebelum berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang akan digelar di Kabupaten Paser pada November mendatang.
Ketua Pengurus sekaligus Pelatih Wushu Sanda Berau, Simon Paranduk, mengaku bangga atas capaian anak asuhnya.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri atlet menghadapi persaingan di Porprov Kaltim.
“Kejuaraan ini merupakan bagian dari evaluasi sekaligus uji tanding atlet kami. Hasil ini membuat kami semakin optimistis bisa mengharumkan nama Kabupaten Berau di Porprov Paser nanti,” ujarnya, Senin (6/7/2026).

Simon mengatakan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang terus memberikan perhatian kepada perkembangan olahraga Wushu di Berau.
Ia menyampaikan apresiasi kepada KONI Berau, Dispora Berau, dan Pemerintah Kabupaten Berau yang telah mendukung persiapan atlet menuju berbagai kejuaraan.
Tak hanya itu, Simon juga memberikan penghargaan khusus kepada Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Berau, Yan Junaid Saranga, yang telah membantu pembiayaan keberangkatan atlet ke Samarinda.
“Saat itu kami memang mengalami keterbatasan karena pencairan anggaran dari Dispora masih menyusul. Tanpa dukungan dari mereka, sulit bagi kami untuk meraih prestasi itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Berau, Rudi Mangunsong, bersama anggota DPRD Berau Grace Warastuty Langsa, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet Wushu yang selama ini konsisten mengharumkan nama daerah.
Menurut Rudi, perhatian terhadap fasilitas latihan harus menjadi prioritas.
Hal itu mengingat hingga kini atlet Wushu Berau masih berlatih dengan memanfaatkan halaman rumah dan sudut-sudut taman di Tanjung Redeb.
“Bayangkan jika memiliki tempat latihan yang layak, tentu prestasinya bisa lebih baik lagi. Kami akan berupaya menghadirkan tempat latihan khusus bagi Wushu Berau,” katanya.
Ia menilai dukungan tersebut penting karena tantangan yang dihadapi atlet bukan hanya Porprov 2026, tetapi juga Pra PON 2027 hingga PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Harapannya, atlet-atlet Berau bisa terus memberikan prestasi baik di tingkat daerah maupun nasional,” pungkasnya. (*)
