BERAU TERKINI – Seluruh pelaku usaha di Kabupaten Berau, mulai pedagang kecil, UMKM, perusahaan, hingga pelaku ekonomi digital seperti influencer dan affiliator, akan menjadi bagian dari Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS).
Pendataan ini menjadi langkah penting untuk memperbarui potret perekonomian daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Kepala BPS Berau, Yudi Wahyudin, menjelaskan, SE 2026 merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
“Tahun ini menjadi pelaksanaan sensus ekonomi yang kelima sejak pertama kali dilakukan pada 1986,” ucapnya kepada Berauterkini, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, sensus dilakukan dalam dua tahapan. Tahapan pertama, pengisian kuesioner secara daring berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Sedangkan tahapan pendataan lapangan secara door to door dilakukan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Ia mengatakan, cakupan pendataan kini semakin luas karena menyesuaikan perkembangan dunia usaha.
Selain sektor usaha konvensional, BPS juga akan mendata pelaku ekonomi kreatif dan ekonomi digital, termasuk influencer serta affiliator, yang kini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.
“Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan informasi mengenai struktur ekonomi berdasarkan sektor dan wilayah, karakteristik usaha dari skala mikro hingga besar, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan,” jelasnya.
Data tersebut nantinya menjadi dasar penghitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sekaligus acuan pemerintah dalam merancang program pembangunan dan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha, untuk memberikan data yang benar kepada petugas BPS.
“Berikan jawaban yang sejujurnya untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat. Data tersebut akan menjadi pijakan dalam pembangunan daerah dan nasional. Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dan berkolaborasi membangun negeri,” ujarnya.
Dengan data yang mutakhir, pemerintah diharapkan memiliki gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi dunia usaha di Berau.
Sehingga, kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi ekonomi daerah. (*)
