BERAU TERKINI – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui ada masalah pasokan batu bara yang menyebabkan PLN lakukan pemadaman listrik bergilir.

Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

Beberapa daerah seperti di Cirebon, Jawa Barat kini terdampak pemadaman listrik bergilir dari PLN.

Kementerian ESDM sebelumnya membantah pemadaman listrik bergilir terjadi karena menipisnya stok batu bara.

Namun kini, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui adanya selisih dalam kontrak batu bara PLN.

Dilansir laporan CNN Indonesia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut, PLN masih membutuhkan sekitar 20 juta metrik ton batu bara untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik.

Diketahui, dalam setahun kebutuhan batu bara PLN mencapai 154 juta metrik ton.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (YouTube/Kementerian ESDM)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (YouTube/Kementerian ESDM)

“Dari 190 juta ton yang sudah dilakukan konfirmasi kurang lebih sekitar 150-160 juta ton. Dan sudah dilakukan kontrak sebesar 134 juta ton,” ujar Bahlil Lahadalia dikutip dari laporan CNN Indonesia.

“Artinya dari total kebutuhan PLN 154 juta yang sudah dikontrak 134 berarti kan tinggal kurang 20 yang belum dikontrakkan,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Jubir Kementerian ESDM Dwi Anggia menyebut pemadaman listrik murni karena persoalan teknis yakni pemeliharaan sistem.

“Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak berulang,” kata Dwi Anggia ditemui dikutip dari laporan CNN Indonesia.

“Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman dan lain-lain, itu tidak benar, dipastikan tidak benar,” imbuhnya.

Pihaknya juga membantah keterkaitan pemadaman listrik dengan kebijakan RKAB tambang batu bara.

“Sejauh ini tidak ada permasalahan, apalagi Pak Menteri juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap ya, melihat bagaimana kebutuhan, tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dengan kuota batubara yang tersedia ke sana. Jadi tidak ada gangguan terkait dengan pasokan atau suplai energi untuk PLN,” ujarnya.

Jaringan transmisi PLN membentang di wilayah Kalimantan sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan mendukung pemerataan pembangunan daerah.
Jaringan transmisi PLN membentang di wilayah Kalimantan sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan mendukung pemerataan pembangunan daerah.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menurutnya tak ada kaitan antara pemadaman listrik yang terjadi dengan RKAB dan menipisnya stok batu bara.

Dia menyebut pemadaman yang terjadi karena persoalan teknis pada mesin pembangkit.

Bahlil Lahadalia menegaskan, pihaknya mendorong agar PLN segera menyelesaikan persoalan tersebut dan mempercepat pemulihan aliran listrik.

“Kemarin memang ada, belum maksimal, tapi ini kita lakukan percepatan untuk pemulihan,” kata Bahlil Lahadalia.

“Saya sampai dengan hari ini, malam ini juga masih ada rapat dengan PLN di kantor untuk membahas masalah ini. Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu enggak benar, karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton,” jelasnya.